Kadang Bikin Panik, Ini Bedanya Gumoh dan Muntah pada Bayi
Redaksi
Kamis, 01 Desember 2022 - 13:57 WIB
Ilustrasi bayi gumoh. Foto: LANGIT7/iStock
Gumoh atau spitting up merupakan keluarnya sebagian susu saat atau setelah bayi menyusu. Umumnya gumoh dialami bayi hingga anak usia satu tahun dan merupakan hal yang lumrah terjadi.
Meski begitu, sebagian orang tua masih terlihat panik saat menjumpai anaknya mengalami gumoh yang cukup sering. Selain itu, kepanikan tersebut disebabkan ketidaktahuan orang tua untuk membedakan antara gumoh dan muntah.
Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta atau biasa disapa dr Denta menjelaskan perbedaan antara gumoh dan muntah.
Baca juga: Atas Izin Allah, 7 Bayi Ini Bisa Bicara Menurut Beberapa Riwayat
Menurut dr Denta, gumoh terjadi pada saat bayi bersendawa atau saat tersedak dan juga ketika menangis. Berbeda halnya dengan muntah yang terjadi karena adanya kontraksi dan dorongan dari perut bayi.
Penyebab gumoh, lanjut dr Denta, karena lambung bayi terlalu penuh dengan cairan atau udara. Biasanya hal ini terjadi saat menyusui, di mana udara juga ikut masuk ke lambang. Sebab lain yang disebutkan dr Denta adalah katup bayi yang belum rapat.
"Katup antara lambung dan saluran esofagus bayi belum bisa betul-betul rapet, makanya isi lambung akan rentang untuk balik ke atas lagi, melalui esofagus dan keluar dari mulut, atau istilah kerennya refluks," kata dr Denta melalui keterangan tertulis yang diterima Langit7, Kamis (1/12/2022).
Meski begitu, sebagian orang tua masih terlihat panik saat menjumpai anaknya mengalami gumoh yang cukup sering. Selain itu, kepanikan tersebut disebabkan ketidaktahuan orang tua untuk membedakan antara gumoh dan muntah.
Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta atau biasa disapa dr Denta menjelaskan perbedaan antara gumoh dan muntah.
Baca juga: Atas Izin Allah, 7 Bayi Ini Bisa Bicara Menurut Beberapa Riwayat
Menurut dr Denta, gumoh terjadi pada saat bayi bersendawa atau saat tersedak dan juga ketika menangis. Berbeda halnya dengan muntah yang terjadi karena adanya kontraksi dan dorongan dari perut bayi.
Penyebab gumoh, lanjut dr Denta, karena lambung bayi terlalu penuh dengan cairan atau udara. Biasanya hal ini terjadi saat menyusui, di mana udara juga ikut masuk ke lambang. Sebab lain yang disebutkan dr Denta adalah katup bayi yang belum rapat.
"Katup antara lambung dan saluran esofagus bayi belum bisa betul-betul rapet, makanya isi lambung akan rentang untuk balik ke atas lagi, melalui esofagus dan keluar dari mulut, atau istilah kerennya refluks," kata dr Denta melalui keterangan tertulis yang diterima Langit7, Kamis (1/12/2022).