home lifestyle muslim

Bahaya Mager Picu Kelelahan hingga Cedera

Jum'at, 02 Desember 2022 - 19:15 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Malas bergerak atau mager merupakan kegiatan bermalas-malasan tidak tertarik pada sesuatu hal, tidak semangat atau sedang lelah. Biasanya mager ini muncul setelah menjalani aktivitas seharian dan membuat kita ingin bersantai sejenak.

Namun, rasa mager juga bisa berdampak besar pada tubuh. Menurut Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Erica Kholinne, Sp. OT(K), Ph.D, terlalu lama duduk dan mager dapat memicu kelelahan hingga cedera.

"Yang seperti ini biasanya kalau kita lama duduk, maka otot belakang ini menjadi overstrained, kerja terus, dan lama-lama otot menjadi lelah. Akibatnya jadi backpain," kata Erica di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Baca Juga:Mager Kerja Usai Libur Panjang? Waspadai Post-Holiday Blues

Menurut Erica, tren mager kembali mencuat saat pandemi Covid-19. Di mana orang-orang hanya berfokus di rumah dan tidak melakukan aktifitas kebugaran, seperti berolahraga dan membuat aktifitas lainnya.

"Tren ini muncul dan meningkat sejak adanya WFH (work from home/bekerja dari rumah) karena pandemi. Waktu WFH, ini menjadi tidak terkontrol, mengingat kita tidak ada teman, tidak ada pantry, dan hanya stay di depan layar saja. Itu tren yang saya amati," ujar Erica.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi obat ketika tubuh dalam kondisi kurang fit. Menurutnya, lebih baik lakukan konsultasi ke dokter.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kelelahan mager malas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya