Robot Penjaga Keamanan MAN 1 Brebes Tembus 30 Besar Finalis Kompetisi Robotik
Arif purniawan
Ahad, 04 Desember 2022 - 23:10 WIB
Muhammad Amarrudhin Khan dan Syifa Azkiatun Najwa (foto: istimewa)
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Brebes berhasi lolos 30 besar finalis ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) Tahun 2022 kategori Robot Inovasi. MRC 2022 diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama RI.
MAN 1 Brebes diwakili oleh Muhammad Amarrudhin Khan bersama dengan Syifa Azkiatun Najwa dengan Nama Tim Miracle. Tim ini merancang sebuah robot inovasi yang dinamakan GAMAN yaitu Robot Inovasi Penjaga Keamanan Lingkungan Berbasis ioT.
“Tindak kejahatan berupa pencurian semakin meningkat dari tahun ke tahun, bukan hanya di pemukiman perkampungan biasa bahkan di area cluster perumahan dengan penjagaan 24 jam pun masih terdapat kasus pencurian,” kata Ammar, Ahad (4/12/2022).
Baca juga:Bantu Jamaah Lansia, Kereta Listrik Masjidil Haram Bisa Tampung 7 Orang
“Berbagai upaya sudah dilakukan dengan adanya security, kegiatan ronda/siskamling, pemasangan portal bahkan pemasangan CCTV, namun kasus pencurian masih sering terjadi dan pelaku tidak dapat tertangkap karena tidak terdapat saksi mata dan bukti tindak kejahatan tersebut,” terang Ammar
Robot ini terdiri dari komponen utama ESP 32 sebagai mikrokontoler, pir sensor untuk mendeteksi gerakan, esp 32 cam untuk mengambil foto serta output menggunakan sirine dan lampu sorot led sedangkan untuk sumber energi listrik menggunakan panel surya.
Syifa menambahkah, keunggulan dari robot GAMAN (penjaga keamanan) yaitu merupakan sistem keamanan lingkungan yang sangat efektif dan efisien, karena dapat mendeteksi pergerakan lalu lalang di komplek pemukiman.
MAN 1 Brebes diwakili oleh Muhammad Amarrudhin Khan bersama dengan Syifa Azkiatun Najwa dengan Nama Tim Miracle. Tim ini merancang sebuah robot inovasi yang dinamakan GAMAN yaitu Robot Inovasi Penjaga Keamanan Lingkungan Berbasis ioT.
“Tindak kejahatan berupa pencurian semakin meningkat dari tahun ke tahun, bukan hanya di pemukiman perkampungan biasa bahkan di area cluster perumahan dengan penjagaan 24 jam pun masih terdapat kasus pencurian,” kata Ammar, Ahad (4/12/2022).
Baca juga:Bantu Jamaah Lansia, Kereta Listrik Masjidil Haram Bisa Tampung 7 Orang
“Berbagai upaya sudah dilakukan dengan adanya security, kegiatan ronda/siskamling, pemasangan portal bahkan pemasangan CCTV, namun kasus pencurian masih sering terjadi dan pelaku tidak dapat tertangkap karena tidak terdapat saksi mata dan bukti tindak kejahatan tersebut,” terang Ammar
Robot ini terdiri dari komponen utama ESP 32 sebagai mikrokontoler, pir sensor untuk mendeteksi gerakan, esp 32 cam untuk mengambil foto serta output menggunakan sirine dan lampu sorot led sedangkan untuk sumber energi listrik menggunakan panel surya.
Syifa menambahkah, keunggulan dari robot GAMAN (penjaga keamanan) yaitu merupakan sistem keamanan lingkungan yang sangat efektif dan efisien, karena dapat mendeteksi pergerakan lalu lalang di komplek pemukiman.