UBN Dorong Anak Muda Manfaatkan Sosial Media Sebaik Mungkin
Andi Muhammad
Senin, 05 Desember 2022 - 14:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
PimpinanAQL Islamic Center,Ustaz Bachtiar Nasir(UBN) mendorong generasi penerus bangsa agar memanfaatkan kecanggihan digital sebaik mungkin. Menurut dia, games di zaman sekarang banyak sisi manfaatnya, terlebih sebagai jihad di jalan Allah.
Hal ini seperti yang terjadi ketika konflik antara Azerbaijan dengan Armenia. Dimana Azerbaijan menunjuk para gamers di negaranya sebagai pasukan pengendali drone penembak untuk memukul balik pihak lawan.
"Perang kemarin saat Azerbaijan melawan Armenia, yang dipakai itu (pasukan tempur) gamers-gamers yang jago nerbangin drone dengan stick," kata UBN ketika mengisi acara Youth Islamic Digital Fest, kemarin (4/12/2022).
Baca Juga:Bungkus Islam Wasathiyah Secara Gaul, MUI Bakal Rilis Pesantren Mujahid Digital
UBN mengungkapkan bahwa media sosial dapat dioptimalkan sebagai sarana dakwah dengan memublikasikan sumber valid. Dengan demikian kecanggihan teknologi tidak hanya sebatas komunikasi jarak jauh saja, tapi juga sebagai media pembelajaran.
Pesatnya perkembangan zaman, terang UBN, tidak dapat dipungkiri dan wajib dimaksimalkan dengan hal-hal positif sehingga dapat menjadi wasilah menuju pintu surga. Maka itu, sangat penting bagi kaum muda untuk lebih kreatif menghiasi internet dengan sharing ilmu bermanfaat baik duniawi maupun akhirat yang di akses oleh berbagai kalangan usia.
"Jadi jangan berhenti berkomunikasi di sosial media terutama orang-orang baiknya, jangan cuma bacain punya orang doang. Tapi kita harus punya ide termasuk amar ma'ruf nahi munkar," ujarnya.
Hal ini seperti yang terjadi ketika konflik antara Azerbaijan dengan Armenia. Dimana Azerbaijan menunjuk para gamers di negaranya sebagai pasukan pengendali drone penembak untuk memukul balik pihak lawan.
"Perang kemarin saat Azerbaijan melawan Armenia, yang dipakai itu (pasukan tempur) gamers-gamers yang jago nerbangin drone dengan stick," kata UBN ketika mengisi acara Youth Islamic Digital Fest, kemarin (4/12/2022).
Baca Juga:Bungkus Islam Wasathiyah Secara Gaul, MUI Bakal Rilis Pesantren Mujahid Digital
UBN mengungkapkan bahwa media sosial dapat dioptimalkan sebagai sarana dakwah dengan memublikasikan sumber valid. Dengan demikian kecanggihan teknologi tidak hanya sebatas komunikasi jarak jauh saja, tapi juga sebagai media pembelajaran.
Pesatnya perkembangan zaman, terang UBN, tidak dapat dipungkiri dan wajib dimaksimalkan dengan hal-hal positif sehingga dapat menjadi wasilah menuju pintu surga. Maka itu, sangat penting bagi kaum muda untuk lebih kreatif menghiasi internet dengan sharing ilmu bermanfaat baik duniawi maupun akhirat yang di akses oleh berbagai kalangan usia.
"Jadi jangan berhenti berkomunikasi di sosial media terutama orang-orang baiknya, jangan cuma bacain punya orang doang. Tapi kita harus punya ide termasuk amar ma'ruf nahi munkar," ujarnya.