home global news

Pemerintah Berencana Impor Beras, DPR: Kedepankan Data dan Stok Nasional

Senin, 05 Desember 2022 - 17:04 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo turut menanggapi perihal rencana pemerintah melakukan impor beras pada akhir 2022. Firman menilai pemerintah seharusnya melakukan koordinasi lebih dulu guna mensinkronkan data produksi nasional dan keberadaan stok beras nasional sebelum melakukan impor.

Menurut Firman, pemerintah memiliki data stok nasional, terutama di Kementerian Pertanian (Kementan). Kemudian tiga sumbu stok lainnya di Bulog, pasar, dan masyarakat.

"Secara totalitas data ini harus dikompilasi dan kemudian terdata secara lengkap dan disinkronkan dengan BPS. Kemudian sesuai dengan kebutuhan nasional dalam kurun waktu bulan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya itu apakah sudah mencukupi atau tidak," kata Firman dalam keterangannya kepada Langit7, Senin (5/12/2022).

Baca Juga:Pemerintah Berupaya Ciptakan Ketahanan Pangan Nasional di Wilayah Timur Indonesia

Waketum Partai Golkar itu menilai data menjadi penting sebagai dasar acuan membuat kebijakan. Jika pemerintah menuturkan bahwa stok beras tidak mencukupi kebutuhan nasional, maka impor beras bisa saja dilakukan.

"Kalau tidak cukup ya memang harus impor. Karena pada dasarnya negara itu harus mencukupi pangan rakyatnya. Jadi sah-sah saja jika pemerintah melakukan kebijakan impor beras," ujar Firman.

Firman mengacu pada UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan impor adalah sebuah keniscayaan terhadap indikatornya harus terpenuhi, yaitu gagal panen, gejolak harga dan stok tidak tercukupi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
beras impor komisi iv firman soebagyo dpr ri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya