Ini 5 Nilai Dasar Pengelolaan Alam Bagi Seorang Muslim
Hasanah syakim
Rabu, 07 Desember 2022 - 19:30 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saptoni menyampaian terdapat nilai-nilai dasar dalam pengelolaan alam yang harus ditanamkan dalam hati dan pikiran seorang muslim.
Pertama, tauhid yaitu menjalin hubungan erat antara Allah, manusia, serta alam.
"Makhluk adalah cerminan eksistensi Khalik, alam digelar sebagai ayat, tamsil, sumber pelajaran. Dengan nilai ini, menjaga alam adalah bagian dari kewajiban agama," kata Saptoni dilansir dari laman resmi Muhammadiyah Rabu (7/12/2022).
Baca juga:Tak Hanya Cepat, Pengembangan Eksosistem Halal Butuh Ketepatan
Kedua, keadilan. Menurut Saptoni alam bukan semata properti pribadi melainkan ada hak publik yang melekat, sehingga pemanfaatan SDA harus mengacu pada kepentingan umum.
"Kemaslahatan umum diutamakan, tanpa mengabaikan hak individual. Semua orang punya hak dan kewajiban yang seimbang, setiap hak yang diambil menuntut kewajiban yang harus ditunaikan," tegasnya.
Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini juga menyampaikan, agar umat muslim untuk mengambil hak pribadi, tanpa melanggar hak orang lain. Sebab, kata Saptoni semua yang dilakukan pada alam juga terkait langsung dengan orang lain.
Pertama, tauhid yaitu menjalin hubungan erat antara Allah, manusia, serta alam.
"Makhluk adalah cerminan eksistensi Khalik, alam digelar sebagai ayat, tamsil, sumber pelajaran. Dengan nilai ini, menjaga alam adalah bagian dari kewajiban agama," kata Saptoni dilansir dari laman resmi Muhammadiyah Rabu (7/12/2022).
Baca juga:Tak Hanya Cepat, Pengembangan Eksosistem Halal Butuh Ketepatan
Kedua, keadilan. Menurut Saptoni alam bukan semata properti pribadi melainkan ada hak publik yang melekat, sehingga pemanfaatan SDA harus mengacu pada kepentingan umum.
"Kemaslahatan umum diutamakan, tanpa mengabaikan hak individual. Semua orang punya hak dan kewajiban yang seimbang, setiap hak yang diambil menuntut kewajiban yang harus ditunaikan," tegasnya.
Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini juga menyampaikan, agar umat muslim untuk mengambil hak pribadi, tanpa melanggar hak orang lain. Sebab, kata Saptoni semua yang dilakukan pada alam juga terkait langsung dengan orang lain.