Gunung Semeru Alami Erupsi 24 Kali dalam Sehari
Hasanah syakim
Kamis, 08 Desember 2022 - 19:16 WIB
Luncuran awan panas Gunung Semeru mencapai 11 Kilometer, warga diminta untuk tetap berada dalam pengungsian (foto: BPBDLumajang)
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur masih mengalami erupsi dengan intensitas tinggi setiap hari.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Mukdas Sofian menyampaikan tercatat sebanyak 24 kali letusan/erupsi terekam, dengan amplitudo 10-2 mm dan lama gempa 58-193 detik untuk periode pengamatan Kamis (8/12/2022) pukul 00.00-06.00 WIB.
"Selain mengalami erupsi, tercatat enam kali gempa guguran, satu kali gempa hembusan, satu kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, dan 12 kali gempa tektonik jauh," kata Mukdas berdasarkan lapora tertulisnya Kamis (8/12/2022).
Baca juga:Ancaman Gempa di Indonesia, 295 Sesar Aktif dan 13 Zona Megathrust
Sebelumnya, Gunung Semeru itu juga mengalami erupsi pada Rabu (7/12/2022) untuk periode pengamatan selama 24 jam atau 00.00-24.00 WIB, sebanyak 89 kali letusan dengan amplitudo 10-23 mm dan lama gempa 36-155 detik.
Sedangkan pada periode pengamatan Selasa (6/12) tercatat erupsi sebanyak 88 kali dengan amplitudo 9-25 mm, dan lama gempa 52-176 detik.
Status Gunung Semeru hingga saat ini masih berada pada level IV atau Awas, sehingga masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Mukdas Sofian menyampaikan tercatat sebanyak 24 kali letusan/erupsi terekam, dengan amplitudo 10-2 mm dan lama gempa 58-193 detik untuk periode pengamatan Kamis (8/12/2022) pukul 00.00-06.00 WIB.
"Selain mengalami erupsi, tercatat enam kali gempa guguran, satu kali gempa hembusan, satu kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, dan 12 kali gempa tektonik jauh," kata Mukdas berdasarkan lapora tertulisnya Kamis (8/12/2022).
Baca juga:Ancaman Gempa di Indonesia, 295 Sesar Aktif dan 13 Zona Megathrust
Sebelumnya, Gunung Semeru itu juga mengalami erupsi pada Rabu (7/12/2022) untuk periode pengamatan selama 24 jam atau 00.00-24.00 WIB, sebanyak 89 kali letusan dengan amplitudo 10-23 mm dan lama gempa 36-155 detik.
Sedangkan pada periode pengamatan Selasa (6/12) tercatat erupsi sebanyak 88 kali dengan amplitudo 9-25 mm, dan lama gempa 52-176 detik.
Status Gunung Semeru hingga saat ini masih berada pada level IV atau Awas, sehingga masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.