home wirausaha syariah

Pertamina Cilacap Cetak Rekor MURI Penanaman Aromatik Terbanyak

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 14:05 WIB
Pertamina Kilang Cilacap mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia dengan penanaman tumbuhan aromatik terbanyak di kawasan konservasi. Foto: RU IV
Pertamina Kilang Cilacap kembali menorehkan prestasi dengan mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia dengan penanaman tumbuhan aromatik terbanyak di kawasan konservasi Pertamina Kilang Cilacap, komplek perumahan Pertamina Tegalkatilayu, Cilacap Selatan, pada Selasa (17/8/2021).

Simbolis penanaman tumbuhan endemik ini dilakukan oleh General Manager Pertamina Kilang Cilacap, Eko Sunarno bersama Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, didampingi para pejabat dari unsur Forkopimda, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Cilacap. Kegiatan juga disaksikan langsung oleh penanggung jawab MURI Semarang, Ari Andriani.

Baca Juga:Pertamina Raih Penghargaan TKDN dari BPPT

General Manager Pertamina Kilang Cilacap, Eko Sunarno, mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai upaya bersama meningkatkan kelestarian sumber daya alam terkait pelestarian keanekaragaman tumbuhan langka, khususnya tumbuhan endemik berkayu yang memiliki potensi aromatik baik kualitas maupun kuantitas guna mendukung konservasi eksitu di wilayah Kabupaten Cilacap.

"Melalui kegiatan tersebut, Pertamina berharap konservasi ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, penelitian hingga pariwisata. Kabupaten Cilacap memiliki tumbuhan endemik yang cukup kaya, dan mampu mengangkat nama Kabupaten Cilacap," kata Eko.

Pada momen HUT ke-75 RI tahun 2020 lalu, Pertamina Kilang Cilacap juga mencatat rekor MURI dengan penanaman 75 pohon endemik Wijayakusuma Keraton. Wijayakusuma Keraton merupakan ikon sekaligus lambang resmi kebanggaan Kabupaten Cilacap.

"Ini menjadi wujud kepedulian kami pada upaya melestarikan flora khas Cilacap," lanjutnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
rekor muri pertamina aromatik cilacap
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya