Mengenal Artifical Intelligence dan Manfaatnya bagi Kehidupan Manusia
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:00 WIB
Ilustrasi artificial intelligence. Foto: LANGIT7/iStock
Teknologi kian hari semakin canggih sehingga kecerdasan buatan atau biasa dikenal AI (Artificial Intelligence) mulai banyak bermunculan. Sebut saja aplikasi TikTok yang baru-baru ini membuat heboh mengubah foto menjadi anime dengan mengandalkan AI.
Lantas, apa itu AI dan manfaatnya bagi manusia?
Merujuk dari Tech Target Jumat (9/12/2022), AI merupakan simulasi proses kecerdasan manusia oleh mesin, terutama sistem komputer. Aplikasi khusus AI mencakup sistem pakar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan visi mesin.
Baca juga: Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial Intelligence
Secara umum, sistem AI bekerja dengan menyerap data pelatihan berlabel dalam jumlah besar, menganalisis data untuk korelasi dan pola, dan menggunakan pola ini untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa mendatang.
Asisten profesor biologi integratif dan ilmu komputer dan teknik di Michigan State University, Arend Hintze menjelaskan dalam artikel tahun 2016 bahwa AI dapat dikategorikan menjadi empat jenis, dimulai dengan sistem cerdas khusus tugas yang digunakan secara luas saat ini dan berkembang menjadi sistem makhluk hidup yang belum ada.
Tipe 1: Mesin reaktif. Sistem AI ini tidak memiliki memori dan spesifik tugas. Contohnya adalah Deep Blue, program catur IBM yang mengalahkan Garry Kasparov pada 1990-an.
Lantas, apa itu AI dan manfaatnya bagi manusia?
Merujuk dari Tech Target Jumat (9/12/2022), AI merupakan simulasi proses kecerdasan manusia oleh mesin, terutama sistem komputer. Aplikasi khusus AI mencakup sistem pakar, pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan visi mesin.
Baca juga: Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial Intelligence
Secara umum, sistem AI bekerja dengan menyerap data pelatihan berlabel dalam jumlah besar, menganalisis data untuk korelasi dan pola, dan menggunakan pola ini untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa mendatang.
Asisten profesor biologi integratif dan ilmu komputer dan teknik di Michigan State University, Arend Hintze menjelaskan dalam artikel tahun 2016 bahwa AI dapat dikategorikan menjadi empat jenis, dimulai dengan sistem cerdas khusus tugas yang digunakan secara luas saat ini dan berkembang menjadi sistem makhluk hidup yang belum ada.
Tipe 1: Mesin reaktif. Sistem AI ini tidak memiliki memori dan spesifik tugas. Contohnya adalah Deep Blue, program catur IBM yang mengalahkan Garry Kasparov pada 1990-an.