Makkah Clock Royal Tower Bakal Jadi Tempat Pengasuhan Anak Jamaah Haji dan Umrah
Mahmuda attar hussein
Senin, 12 Desember 2022 - 12:30 WIB
Makkah Clock Royal Tower Bakal Jadi Tempat Pengasuhan Anak Jemaah Haji dan Umrah. (Foto: Istimewa).
Hotel Makkah Clock Royal Tower bakal menjadi tempat pengasuhan anak-anak para jamaah haji dan umrah. Fasilitas di hotel mewah ini akan diberlakukan mulai Ramadhan 2023.
CEO Clock Royal Tower, Abdulaziz Almosa mengatakan, para jamaah haji dan umrah yang menetap di hotel Makkah Clock Royal Tower bisa memanfaatkan fasilitas penitipan anak mulai Ramadhan 2023.
"Hotel akan menjadi tempat pengasuhan untuk merawat anak-anak jamaah haji dan umrah," kata Abdulaziz dikutip Arab News, Senin (12/12/2022).
Dia menyebutkan, tahun depan hotel akan membuka kapasitas pengasuhan untuk 150 anak pada tahap pertama. Sementara di tahap kedua akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2024.
Baca Juga: Arab Saudi Bakal Bangun Bandara Internasional Terbesar di Dunia
"Untuk tahap kedua atau pada pertengahan 2024 mendatang, kapasitas penitipan anak akan ditingkatkan menjadi sebanyak 300-500 anak," ungkapnya.
Menurutnya, inisiatif itu diperlukan untuk membantu memudahkan kegiatan jamaah haji dan umrah dalam ibadah. Anak-anak yang dititipkan itu juga akan diberikan edukasi seputar nilai-nilai sejarah dan Islam.
CEO Clock Royal Tower, Abdulaziz Almosa mengatakan, para jamaah haji dan umrah yang menetap di hotel Makkah Clock Royal Tower bisa memanfaatkan fasilitas penitipan anak mulai Ramadhan 2023.
"Hotel akan menjadi tempat pengasuhan untuk merawat anak-anak jamaah haji dan umrah," kata Abdulaziz dikutip Arab News, Senin (12/12/2022).
Dia menyebutkan, tahun depan hotel akan membuka kapasitas pengasuhan untuk 150 anak pada tahap pertama. Sementara di tahap kedua akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2024.
Baca Juga: Arab Saudi Bakal Bangun Bandara Internasional Terbesar di Dunia
"Untuk tahap kedua atau pada pertengahan 2024 mendatang, kapasitas penitipan anak akan ditingkatkan menjadi sebanyak 300-500 anak," ungkapnya.
Menurutnya, inisiatif itu diperlukan untuk membantu memudahkan kegiatan jamaah haji dan umrah dalam ibadah. Anak-anak yang dititipkan itu juga akan diberikan edukasi seputar nilai-nilai sejarah dan Islam.