Militer Israel Tembak Kepala Gadis Remaja Palestina
Andi Muhammad
Selasa, 13 Desember 2022 - 14:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Tindakan kejam semena-semana dilakukan pasukan militer Israel yang menembaki gadis Palestina berusia 16 tahun saat menjalani operasi militer di kawasan Tepi Barat. Gadis bernama Jana Zakarneh tewas dengan luka tembak di bagian kepala.
Melansir Associated Press, operasi militer tersebut digelar pada Senin, kemarin waktu setempat. Pihak militer zionis mengungkapkan bahwa pasukannya tidak sengaja menembak gadis tersebut.
Jenazah korban ditemukan pihak keluarga tepat di atap rumahnya sendiri usai pasukan Israel menarik diri dari Kota Jenin. Tindakan keji militer Israel itu diungkapkan oleh sang Paman, Majed Zakarneh.
Baca Juga:Serbu Palestina, Israel Hancurkan Masjid Rasulullah
"Dua di wajahnya, satu di lehernya, dan satu di bahunya," kata dia, Selasa (13/12/2022).
Dilaporkan, ketika operasi berlangsung juga terjadi baku tembak antara tentara Israel dengan sekelompok penduduk sipil Palestina. Sekitar 150 warga Palestina tewas dalam insiden tersebut.
Insiden ini menjadi catatan kelam terbaru yang dilakukan oleh militer Israel di wilayah Tepi Barat pada tahun ini. PBB juga mengatakan demikian, 2022 telah menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak 2006.
Melansir Associated Press, operasi militer tersebut digelar pada Senin, kemarin waktu setempat. Pihak militer zionis mengungkapkan bahwa pasukannya tidak sengaja menembak gadis tersebut.
Jenazah korban ditemukan pihak keluarga tepat di atap rumahnya sendiri usai pasukan Israel menarik diri dari Kota Jenin. Tindakan keji militer Israel itu diungkapkan oleh sang Paman, Majed Zakarneh.
Baca Juga:Serbu Palestina, Israel Hancurkan Masjid Rasulullah
"Dua di wajahnya, satu di lehernya, dan satu di bahunya," kata dia, Selasa (13/12/2022).
Dilaporkan, ketika operasi berlangsung juga terjadi baku tembak antara tentara Israel dengan sekelompok penduduk sipil Palestina. Sekitar 150 warga Palestina tewas dalam insiden tersebut.
Insiden ini menjadi catatan kelam terbaru yang dilakukan oleh militer Israel di wilayah Tepi Barat pada tahun ini. PBB juga mengatakan demikian, 2022 telah menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak 2006.