Perkuat Diplomasi Budaya Turki-Indonesia, Institut Yunus Emre Buka Kantor di UIN Jakarta
Muhajirin
Selasa, 13 Desember 2022 - 19:04 WIB
Peresmian Institut Yunus Emre di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Selasa (13/12/2022) (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Institut Yunus EmreTurki secara resmi membuka kantor di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kerja sama yang terjalin antara Institut Yunus Emre dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dalam rangka memperkuat hubungan Indonesia-Turki melalui diplomasi bahasa dan budaya.
Hal tersebut dipertegas dalam acara International Symposium dengan tema Strengthening Indonesia-Turkiye Relations through language and cultural diplomacy di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (13/12/2022).
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Amany Lubis, menyambut baik bentuk kerjasama tersebut. Dia mengatakan, hubungan Indonesia dan Turki bukan hal baru. Hubungan dua negara tersebut sudah terjalin sejak abad ke-16 di era Kesultanan Utsmani dan kesultanan yang ada di Nusantara.
“Dalam sejarah, sudah lama terbangun kerjasama Turki dengan Indonesia, baik di bidang ekonomi, maupun di bidang pelayaran, juga di bidang politik dan keamanan, karena kesultanan di Indonesia sejak 500-600-an tahun lalu pernah minta bantuan kekuatan militer dari Turki Utsmani,” kata Amany saat memberikan sambutan.
Baca Juga: Sejarah Unik Lala Hayrettin Istanbul: Dari Sinagog, Gereja, hingga Jadi Masjid
Hal tersebut dipertegas dalam acara International Symposium dengan tema Strengthening Indonesia-Turkiye Relations through language and cultural diplomacy di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (13/12/2022).
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Amany Lubis, menyambut baik bentuk kerjasama tersebut. Dia mengatakan, hubungan Indonesia dan Turki bukan hal baru. Hubungan dua negara tersebut sudah terjalin sejak abad ke-16 di era Kesultanan Utsmani dan kesultanan yang ada di Nusantara.
“Dalam sejarah, sudah lama terbangun kerjasama Turki dengan Indonesia, baik di bidang ekonomi, maupun di bidang pelayaran, juga di bidang politik dan keamanan, karena kesultanan di Indonesia sejak 500-600-an tahun lalu pernah minta bantuan kekuatan militer dari Turki Utsmani,” kata Amany saat memberikan sambutan.
Baca Juga: Sejarah Unik Lala Hayrettin Istanbul: Dari Sinagog, Gereja, hingga Jadi Masjid