home edukasi & pesantren

Kesaksian Syekh Ikrimah saat Ekstremis Yahudi Membakar Masjid Al-Aqsa

Ahad, 22 Agustus 2021 - 04:00 WIB
Kejadian saat Masjid Al-Aqsa dibakar ekstrimis Yahudi (foto: wikipedia)
Imam Besar Masjid Al-Aqsa, Syekh Ikrimah Sabri, menceritakan kronologi pembakaran Masjid Al-Aqsa yang dilakukan ekstremis yahudi asal Australia, Michael Rohan, pada 21 Agustus 1969.

Pada hari kejadian, Syekh Ikrima tengah berada di daerah Al-Jawz, Al-Quds timur. Sekitar pukul 06.30 waktu Palestina, Kamis, 21 Agustus 1969, ia melihat gumpalan asap membububung ke langit saat tengah berada di rumahnya. Ia lalu bergegas bersama tetangga menuju sumber api.

Ia terkejut, api itu berasal dari Masjid Al-Aqsa. Sebuah tempat yang ia agungkan. Ia melihat warga Palestina seperti kawanan merpati, pria maupun wanita, dari semua lingkungan Al-Quds bergegas ke Masjid Al-Aqsa sambil berteriak dan menangis.

Rakyat Palestina kala itu bahu-membahu. Mereka membawa alat seadanya dan air dari rumah serta sumur terdekat untuk memadamkan api.

Upaya pemadaman api terbilang cukup sulit, tentara Israel menghalangi dan tak membiarkan mobil pemadam kebakaran mendekat ke Masjid Al-Aqsa. Mobil pemadam baru bisa sampai ke Al-Aqsa pada pukul 10.00 pagi, setelah berbagai upaya dilakukan.

Klaim Otoritas Israel

Otoritas Israel mengklaim, kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik. Namun itu dibantah oleh seorang insinyur asal Palestina. Insinyur itu membuktikan bahwa kebakaran terjadi akibat tindakan terencana dan menyangkal klaim Israel.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid al aqsa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya