BPS Rilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2022: Meningkat
Mahmuda attar hussein
Senin, 19 Desember 2022 - 14:30 WIB
BPS Rilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2022: Meningkat. (Foto: Istimewa).
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks kepuasaan jamaah haji Indonesia 2022. Dari survey tersebut, indeks kepuasan jemaah haji meningkat siginifikan.
KepalaBPS, Margo Yuwono mengungkapkan, indeks kepuasan jamaah haji Indonesia tahun 2022 mencapai 90,45 persen atau naik 4,54 poin jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 85,91 persen.
"Dengan nilai ini, pelayanan haji di Indonesia adalah capaian terbaik sejak 2010. Tentu saja ini adalah prestasi baik bagi pemerintah," katanya dalam Rilis Hasil Survey Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (SKJHI) 1443 Hijriah/2022 Masehi, Senin (19/12/2022).
Kendati demikian, tetap ada catatan yang mesti menjadi perhatian bersama. Pasalnya, ada perbedaan karakteristik jemaah haji untuk tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Tetap ada catatan karena karakteristik jemaah haji tahun 2022 berbeda sebelum pandemi Covid-19," kata dia.
Menurutnya, kondisi penyelenggaraan haji tahun 2022 ini setidaknya berbeda dalam dua hal. Pertama jumlah jemaah haji yang masih jauh dari normal. Kedua, karena karakteristik jemaah yang memang masih tergolong usia muda.
"Jadi walaupun secara umum hasilnya memuaskan, tapi juga perlu bijaksana dalam menyikapinya," ujar Margo.
KepalaBPS, Margo Yuwono mengungkapkan, indeks kepuasan jamaah haji Indonesia tahun 2022 mencapai 90,45 persen atau naik 4,54 poin jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 85,91 persen.
"Dengan nilai ini, pelayanan haji di Indonesia adalah capaian terbaik sejak 2010. Tentu saja ini adalah prestasi baik bagi pemerintah," katanya dalam Rilis Hasil Survey Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (SKJHI) 1443 Hijriah/2022 Masehi, Senin (19/12/2022).
Kendati demikian, tetap ada catatan yang mesti menjadi perhatian bersama. Pasalnya, ada perbedaan karakteristik jemaah haji untuk tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Tetap ada catatan karena karakteristik jemaah haji tahun 2022 berbeda sebelum pandemi Covid-19," kata dia.
Menurutnya, kondisi penyelenggaraan haji tahun 2022 ini setidaknya berbeda dalam dua hal. Pertama jumlah jemaah haji yang masih jauh dari normal. Kedua, karena karakteristik jemaah yang memang masih tergolong usia muda.
"Jadi walaupun secara umum hasilnya memuaskan, tapi juga perlu bijaksana dalam menyikapinya," ujar Margo.