Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

BPS Rilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2022: Meningkat

mahmuda attar hussein Senin, 19 Desember 2022 - 14:30 WIB
BPS Rilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2022: Meningkat
BPS Rilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia 2022: Meningkat. (Foto: Istimewa).
LANGIT.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks kepuasaan jamaah haji Indonesia 2022. Dari survey tersebut, indeks kepuasan jemaah haji meningkat siginifikan.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengungkapkan, indeks kepuasan jamaah haji Indonesia tahun 2022 mencapai 90,45 persen atau naik 4,54 poin jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 85,91 persen.

"Dengan nilai ini, pelayanan haji di Indonesia adalah capaian terbaik sejak 2010. Tentu saja ini adalah prestasi baik bagi pemerintah," katanya dalam Rilis Hasil Survey Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (SKJHI) 1443 Hijriah/2022 Masehi, Senin (19/12/2022).

Kendati demikian, tetap ada catatan yang mesti menjadi perhatian bersama. Pasalnya, ada perbedaan karakteristik jemaah haji untuk tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tetap ada catatan karena karakteristik jemaah haji tahun 2022 berbeda sebelum pandemi Covid-19," kata dia.

Menurutnya, kondisi penyelenggaraan haji tahun 2022 ini setidaknya berbeda dalam dua hal. Pertama jumlah jemaah haji yang masih jauh dari normal. Kedua, karena karakteristik jemaah yang memang masih tergolong usia muda.

"Jadi walaupun secara umum hasilnya memuaskan, tapi juga perlu bijaksana dalam menyikapinya," ujar Margo.

Karakteristik Jemaah Haji 2022

Adapun karakteristik jemaah haji untuk tahun 2022 ini didominasi oleh laki-laki. Dengan proporsi sebanyak 58 persen, sementara sisanya adalah perempuan.

Kemudian dilihat dari tingkat pendidikannya, jemaah haji 2022 didominasi oleh pendidikan tinggi, mulai dari diploma hingga S3 yang mencapai 52 persen.

"Dari sisi usia jemaah, didominasi pada rentang 41-60 tahun. Mereka menjadi kelompok mayoritas dengan proprosi 75 persen," ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya pembatasan dari Arab Saudi, maka untuk tahun 2022 tidak ada jemaah haji yang berusia di atas 65 tahun.

Catatan itu berbeda dari tahun sebelumnya, di mana pada 2019 proporsi jemaah haji berusia 71 tahun mencapai 19 ribu jemaah atau 8,78 persen.

"Karakteristik tersebut tidak dijumpai pada 2022, sehingga hal ini dapat mempengaruhi pengalaman jemaah secara kolektif dalam menerima pelayanan," tambahnya.

Indeks Kepuasan Jemaah

Indeks pelayanan haji di Madinah sebesar 89,42 atau kriteria sangat memuaskan. Angka kepuasan tersebut meningkat 2,98 poin bila dibandingkan tahun 2019.

Sementara pelayanan di Makkah berlangsung selama 28 hari. Di tahun ini indeks kepuasan pelayanan haji sebesar 91,57 atau berada pada kriteria sangat memuaskan bila dibandingkan tahun 2019 dan meningkat 3,68 poin.

Indeks kepuasan jemaah di bandara meningkat 3,34 poin dibandingkan 2019, yaitu sebesar 91,28 atau berada di kriteria sangat memuaskan.

"Indeks kepuasan pelayanan haji di Madinah, Makkah, dan bandara itu terjadi pada seluruh komponen layanan, dan yang tertinggi ada pada pelayanan bus antar kota," katanya.

Pelayanan haji di Armuzna berlangsung 5-6 hari. Dii tahun 2022 ini indeks kepuasan jemaah haji sebesar 89,63 atau kriteria sangat memuaskan setelah sebelumnya berada pada kategori memuaskan pada 2019.

"Seluruh komponen layanan di Armuzna mengalami kenaikan, yang tertinggi transportasi bus naik sebesar 16 poin. Serta komponen pelayanan tenda naik 10,99 poin," ungkapnya.

Hal ini menjadikan Armuzna sebagai satuan operasi dengan perubahan indeks terbesar, yaitu naik sebesar 7,06 poin.

Indeks Kepuasan Menurut Jenis Pelayanan

1. Pada 2022 pelayanan transportasi bus antarkota mencapai indeks teringgi bila dibandingkan dengan pelayanan lainnya. Capaian tahun ini mencapai 91,93 atau naik 4,58 poin bila dibandingkan tahun sebelumnya.

2. Indeks pelayanan katering di Armuzna tahun ini menempati posisi kedua tertinggi, yaitu 91,72.

3. Pelayanan transportasi bus Armuzna menempati posisi ketiga dengan angka sebesar 91,52. Bila dibandingkan 2019, pelayanan bus Armuzna mengalami peningkatan tertinggi, yaitu sekitar 11,15 poin.

4. Pelayanan akomodasi seperti hotel di tahun 2022 mencapai 89,35. Nilai ini naik 2,14 poin bila dibandingkan tahun 2019.

Adapun 3 komponen indeks pelayanan hotel dengan kenaikan tertinggi di antaranya berasal dari pelayanan petugas dalam menyambut dan melepas jemaah, petunjuk dan arahan petugas di hotel, serta kecepatan pelayanan di hotel.

5. Indeks pelayanan tenda di tahun 2022 adalah sebesar 87,91 atau naik sebesar 10,99 poin dibandingkan 2019.

Kenaikan besar ini dipengaruhi dua hal. Di antaranya jumlah jemaah yang lebih sedikit, serta adanya perbaikan fasilitas tenda yang diterima jemaah, seperti selimut, kasur, AC, dan lainnya.

6. Pelayanan transportasi tahun 2022 dalam nilai indeks kepuasan bus antarkota mencapai 91,93. Tahun ini indeks bus antarkota mencapai kriteria sangat memuaskan.

"Komponen ketepatan waktu kedatangan bus memiliki kenaikan terbesar. Jadi ada perbaikan signifikan," ujarnya.

7. Indeks bus salawat mencapai 90,76 persen di tahun 2022. Dengan perubahan indeks 2,71 point, dan komponen kenyamanan yang mempengaruhinya.

8. Bus Armuzna, untuk mengantar dari hotel-Arafah, Arafah-Muzdalifah, Muzdalifah-Mina. Tahun 2022 tingkat kepuasan terhadap bus Armuzna sebesar 91,52 atau naik 11,15 poin jika dibandingkan 2019.

"Ketepatan waktu bus adalah komponen yang mengalami kenaikan waktu tertinggi. Hal ini tentu saja tidak lepas dari jumlah jemaah yang lebih rendah dari waktu haji normal," katanya.

9. Indeks pelayanan katering non Armuzna yaitu bandara, Makkah, dan Madinah di tahun 2022 ini sebesar 91,72 atau naik 4 poin jika dibandingkan tahun 2019.

"Peningkatan tersebut disebabkan ketepatan waktu pengiriman makanan dan minuman, kelayakan makanan dan minuman yang disajikan, hingga fasilitas peralatan makanan dan minuman," ungkap Margo.

10. Sementara penilaian katering di Armuzna indeksnya adalah 90,08 atau naik 5,60 poin jika dibandingkan tahun 2019. Peningkatan tersebut disebabkan adanya keteraturan waktu pengiriman makanan dan minuman, layanan snack, dan ketepatan waktu makanan dan minuman.

"Kenaikan ini juga didukung inovasi pemerintah, yakni dengan menghadirkan makanan dan minuman sesuai cita rasa nusantara dan frekuensi makan tiga kali," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)