home masjid

Kisah di Balik Shalat, Momen saat Nabi Mohon Dispensasi Ibadah

Ahad, 22 Agustus 2021 - 15:10 WIB
Ilustrasi shalat di masjid. (Foto iStock).
Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam memohon dispensasi ke Allah subhanahu wata ala agar perintah shalat bagi ummatnya hanya dikerjakan 5 waktu. Padahal awalnya perintah beribadah ini 50 waktu dalam sehari.

Momen ini berlangsung saat peristiwa Isra dan Mi'raj Nabi. Ketika berada di Sidratul Muntaha, Rasulullah mendapatkan perintah dari Allah melaksanakan shalat 50 kali dalam sehari semalam.

Namun dia turun dan berpapasan dengan Nabi Musa alaihi alsalam. Rasul mendapat saran dari Nabi Musa bahwa kewajiban shalat dengan jumlah tersebut terlalu berat bagi umat Muhammad yang dinilai lemah.

Atas saran Nabi Musa, Nabi Muhammad kembali menghadap Allah. Tawar menawar ibadah ini terjadi berulang-ulang hingga akhirnya perintah shalat seperti yang ummat Islam jalani saat ini, yakni lima kali sehari.

Saat Allah telah menetapkan waktu tersebut, Nabi Musa kembali menyarankan agar Rasulullah memohon agar jumlahnya dikurangi lagi, namun dia berkata: "Aku sudah berkali-kali menghadap Tuhanku, memohon hingga merasa malu."

Shalat merupakan amalan yang paling utama yang akan dihisab pertama kali pada hari kiamat kelak. Ibadah ini merupakan tiang agama dan dapat menjauhkan ummat dari perbuatan keji dan mungkar.

Namun bagaimana bila ada orang yang shalat, tapi tetap bermaksiat. Bisa jadi ada yang salah dengan ibadahnya tersebut. Seperti tidak khusyuk, lalai, atau hanya sekadar untuk menguggurkan kewajiban saja.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
shalat 5 waktu keutamaan shalat rasulullah saw
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya