LANGIT7.ID-Johor; Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, mengumumkan bahwa ia akan mengalihkan fokusnya untuk memulai keluarga setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di dunia politik tanpa henti.
Anggota Parlemen Muar tersebut membagikan keputusannya di Pusat Layanan Parlemen Muar pada 19 Juli, seperti dilaporkan harian Melayu Sinar Harian.
"Sejujurnya, saat ini saya ingin fokus membangun keluarga sendiri. Sejak saya terjun ke politik sekitar tahun 2014, saya tidak pernah berhenti. Bukan hanya saya yang menjalaninya; keluarga saya juga ikut merasakannya," ujarnya.
Syed Saddiq, 33 tahun, telah bertunangan dengan aktris dan penyanyi Bella Astillah pada 28 Maret.
Ia memberikan jaminan bahwa ia tidak akan mengabaikan tugas publiknya. Ia berjanji akan melayani konstituennya dan tetap menjadi anggota aktif partai berbasis pemuda, Ikatan Demokratik Malaysia (MUDA), hingga Parlemen dibubarkan.
Ia mencatat bahwa MUDA berada di tangan yang baik di bawah kepemimpinan terpilih Amira Aisya Abd Aziz.
Pada 13 Juli, Mahkamah Persekutuan Malaysia menguatkan pembebasan Syed Saddiq dari tuduhan korupsi, menolak banding terakhir jaksa penuntut.
Ia sebelumnya didakwa menggelapkan dan mencuci uang sebesar RM1,12 juta (sekitar Rp4,1 miliar) dari dana kampanye milik mantan partainya, Parti Pribumi Bersatu Malaysia, tuduhan yang ia nyatakan bermotif politik.
Ia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur pada 9 November 2023, sebelum Mahkamah Rayuan membatalkan putusan tersebut pada Juni 2025.
Jaksa penuntut kemudian mengajukan banding atas pembebasan tersebut, yang berujung pada putusan final Mahkamah Persekutuan.
Syed Saddiq pernah menjadi wajah generasi pemimpin baru Malaysia ketika ia memenangkan kursi parlemen pertamanya pada usia 25 tahun di tahun 2018, sebelum menjadi menteri termuda negara tersebut setelah diangkat ke Kabinet pada tahun yang sama.
Ia mendirikan MUDA pada tahun 2020 menyusul apa yang disebut Sheraton Move, yang menjatuhkan pemerintahan terpilih tahun 2018 dan membawa masa ketidakstabilan politik.
Dengan alasan prinsip dan karena tidak ingin kasusnya mencoreng reputasi partai, Syed Saddiq mundur dari jabatan presiden MUDA setelah vonisnya pada tahun 2023.(*/saf/thedtrsitstimes/bernama)
(lam)