PUPR Pastikan 80 Unit Rumah Tahan Gempa Bisa Dihuni Awal 2023
Ummu hani
Kamis, 22 Desember 2022 - 10:05 WIB
Kementerian PUPR membangun rumah instan sederhana sehat (Risha) tahan gempa untuk warga terdampak gempa Cianjur. (Foto: dok. BUMN)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, warga terdampak gempa Cianjur bisa segera menghuni 80 rumah instan sederhana sehat (Risha) tahan gempa. Rumah Risha ini ditargetkan dapat dihuni pada akhir 2022.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, lokasi Risha di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur dinilai sangat strategis. Hal itu dikarenakan lokasi Risha memiliki kontur tanah yang rata, sehingga mudah dalam proses pembangunannya.
"Kami tetap optimis Rishauntuk warga terdampak bencana bisa segera selesai dan dihuni oleh masyarakat pada akhir tahun ini. Tahun baru masyarakat bisa menempati 80 rumah Rishayang baru," ujar Iwan Suprijanto dalam keterangannya tertulis, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:5 Kunci Rancang Rumah Tahan Gempa, Redam Potensi Kerusakan
Ditjen Perumahan optimis sebanyak 80 unit Risha tahap pertama beserta prasarana sarana dan utilitasnya ditargetkan segera dihuni, sehingga masyarakat tidak terlalu lama tinggal di pengungsian. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, ada 17 Rishayang sudah 100 persen selesai dibangun lengkap dengan atap, lantai dan dinding.
Selanjutnya, ada 67 unitsudah ada atap dan proses pemasangan dinding serta lantai. Lalu terdapat pula 81 unit lainnya yang kini masih proses tapi sudah terpasang rangka struktur Risha.
PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai pelaksana pembangunan juga terus mendorong para pekerja bekerja tepat, cepat dan memiliki mutu bangunan berkualitas.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, lokasi Risha di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur dinilai sangat strategis. Hal itu dikarenakan lokasi Risha memiliki kontur tanah yang rata, sehingga mudah dalam proses pembangunannya.
"Kami tetap optimis Rishauntuk warga terdampak bencana bisa segera selesai dan dihuni oleh masyarakat pada akhir tahun ini. Tahun baru masyarakat bisa menempati 80 rumah Rishayang baru," ujar Iwan Suprijanto dalam keterangannya tertulis, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:5 Kunci Rancang Rumah Tahan Gempa, Redam Potensi Kerusakan
Ditjen Perumahan optimis sebanyak 80 unit Risha tahap pertama beserta prasarana sarana dan utilitasnya ditargetkan segera dihuni, sehingga masyarakat tidak terlalu lama tinggal di pengungsian. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, ada 17 Rishayang sudah 100 persen selesai dibangun lengkap dengan atap, lantai dan dinding.
Selanjutnya, ada 67 unitsudah ada atap dan proses pemasangan dinding serta lantai. Lalu terdapat pula 81 unit lainnya yang kini masih proses tapi sudah terpasang rangka struktur Risha.
PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai pelaksana pembangunan juga terus mendorong para pekerja bekerja tepat, cepat dan memiliki mutu bangunan berkualitas.