Ma'ruf Amin: Ajaran Islam Dorong Terwujudnya Generasi Khairu Ummah
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 22 Desember 2022 - 19:27 WIB
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin saat membuka Konferensi Islam Tingkat ASEAN ke-2 di Nusa Dua, Bali, Kamis (22/12/2022). Foto: Wapres RI.
Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengatakan ajaran Islam mendorong terwujudnya generasi khairu ummah atau umat terbaik. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat membuka Konferensi Islam Tingkat ASEAN ke-2 di Nusa Dua, Bali, Kamis (22/12/2022).
“Sederhananya, khairu ummah adalah cerminan umat yang menjadi teladan, juga pionir hadirnya kemaslahatan dan tegaknya keadilan,” kata Ma'ruf dalam keterangan resmi, dikutip Kamis.
Baca juga: Din Syamsuddin Sebut Wasathiyah Islam Solusi Kerusakan Peradaban Manusia
Ma'ruf mengungkapkan, Al Quran surah Ali Imran ayat 110 menyebutkan bahwa khairu ummah merujuk pada umat Islam yang melaksanakan kebaikan (amar ma’ruf) dan menghindari kemungkaran (nahi munkar), yang dibarengi dengan keimanan kepada Allah SWT.
"Mengerjakan kebaikan dan menjauhi kemungkaran tidak semata soal ibadah, tetapi prinsip yang harus diimplementasikan dalam semua aspek kehidupan. Umat Islam harus melakukan amar ma’ruf di seluruh bidang, baik itu bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan,” tegasnya.
Hal tersebut dapat diaktualisasikan baik secara individu, komunitas, maupun melalui wadah institusi.
“Dalam praktiknya, amar ma’ruf dan nahi mungkar tentu harus berjalan seiring dengan kadar yang adil atau moderat (Islam Wasathiyah),” ujar Ma'ruf.
“Sederhananya, khairu ummah adalah cerminan umat yang menjadi teladan, juga pionir hadirnya kemaslahatan dan tegaknya keadilan,” kata Ma'ruf dalam keterangan resmi, dikutip Kamis.
Baca juga: Din Syamsuddin Sebut Wasathiyah Islam Solusi Kerusakan Peradaban Manusia
Ma'ruf mengungkapkan, Al Quran surah Ali Imran ayat 110 menyebutkan bahwa khairu ummah merujuk pada umat Islam yang melaksanakan kebaikan (amar ma’ruf) dan menghindari kemungkaran (nahi munkar), yang dibarengi dengan keimanan kepada Allah SWT.
"Mengerjakan kebaikan dan menjauhi kemungkaran tidak semata soal ibadah, tetapi prinsip yang harus diimplementasikan dalam semua aspek kehidupan. Umat Islam harus melakukan amar ma’ruf di seluruh bidang, baik itu bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan,” tegasnya.
Hal tersebut dapat diaktualisasikan baik secara individu, komunitas, maupun melalui wadah institusi.
“Dalam praktiknya, amar ma’ruf dan nahi mungkar tentu harus berjalan seiring dengan kadar yang adil atau moderat (Islam Wasathiyah),” ujar Ma'ruf.