QRIS Cross Border Akan Dipakai 5 Negara Asean untuk Dukung UMKM
Mahmuda attar hussein
Selasa, 27 Desember 2022 - 18:15 WIB
QRIS Cross Border Akan Dipakai 5 Negara Asean untuk Dukung UMKM. (Foto: Istimewa).
QRIS Cross Border bakal dipakai 5 negara Asean mulai 2023. Metode pembayaran transaksi online ini dinilai menguntungkan untuk pertumbuhan UMKM di Tanah Air.
Steering Committe Indonesia Fintech Society (Ifsoc), Dyah NK Makhijani mengatakan, kolaborasi cantik antar Bank Indonesia (BI) dengan industri ini turut berdampak bagi perkembangan UMKM, terutama dari sektor sistem pembayaran.
"Tentu saja QRIS menjadi alat pembayaran yang mudah digunakan dan tentunya ini yang harus terus kita dukung," kata dia dalam Media Briefing: Catatan Akhir Tahun 2022 Fintech dan Ekonomi Digital yang diikuti Langit7, Selasa (27/12/2022).
Adapun keuntungan penggunaan QRIS Cross Border ini untuk memudahkan transaksi bagi wisatawan mancanegara (wisman) dengan UMKM. Apalagi pada 2019, jumlah wisman di Indonesia mencapai 6,5 juta orang.
Baca Juga: MUI: Perempuan Berperan Bangkitkan Ekonomi Syariah Lewat UMKM
"Kalau angka itu kembali pada 2023 dan tahun berikutnya, tentu akan ada banyak transaksi yang dilakukan di Indonesia," ujarnya.
QRIS Cross Border menjadi upaya besar untuk memudahkan transaksi antara wisman dengan UMKM. Sehingga hal inilah yang tengah digencarkan Indonesia bersama 4 negara Asean lainnya, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Steering Committe Indonesia Fintech Society (Ifsoc), Dyah NK Makhijani mengatakan, kolaborasi cantik antar Bank Indonesia (BI) dengan industri ini turut berdampak bagi perkembangan UMKM, terutama dari sektor sistem pembayaran.
"Tentu saja QRIS menjadi alat pembayaran yang mudah digunakan dan tentunya ini yang harus terus kita dukung," kata dia dalam Media Briefing: Catatan Akhir Tahun 2022 Fintech dan Ekonomi Digital yang diikuti Langit7, Selasa (27/12/2022).
Adapun keuntungan penggunaan QRIS Cross Border ini untuk memudahkan transaksi bagi wisatawan mancanegara (wisman) dengan UMKM. Apalagi pada 2019, jumlah wisman di Indonesia mencapai 6,5 juta orang.
Baca Juga: MUI: Perempuan Berperan Bangkitkan Ekonomi Syariah Lewat UMKM
"Kalau angka itu kembali pada 2023 dan tahun berikutnya, tentu akan ada banyak transaksi yang dilakukan di Indonesia," ujarnya.
QRIS Cross Border menjadi upaya besar untuk memudahkan transaksi antara wisman dengan UMKM. Sehingga hal inilah yang tengah digencarkan Indonesia bersama 4 negara Asean lainnya, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.