Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

MUI: Perempuan Berperan Bangkitkan Ekonomi Syariah Lewat UMKM

Muhajirin Kamis, 22 Desember 2022 - 15:40 WIB
MUI: Perempuan Berperan Bangkitkan Ekonomi Syariah Lewat UMKM
Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Prof Dr Euis Amalia (Dok MUI)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kaum perempuan dinilai memiliki peran penting dalam membangkitkan ekonomi syariah melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu tak terlepas dari kontribusi UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional.

“Faktanya di Indonesia 0,01% adalah pengusaha besar, sedangkan 98% lebih usaha kecil mikro,” kata anggota DSN-MUI, Prof Euis Amalia, dalam Kongres Muslimah Indonesia (KMI) di Hotel Sari Pasific, Jakarta, rabu (21/12/2022).

Atas dasar itu, Prof Euis menilai kurang lebih 50 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh kelompok perempuan. Hal itu diperkuat dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi keadilan distributif bisa mengalir ke seluruh lapisan masyarakat.

“Awal dari ekonomi syariah dalam memberdayakan kelompok perempuan itu bermula dari usaha mikro kecil perempuan itu sendiri. Dari usaha mikro kecil itu akan ada sertifikasi halal atau produsen halal harus ditumbuhkan,” kata Prof Euis.

Baca Juga: Sarat Nilai Perjuangan, Hari Ibu di Indonesia Beda dengan Versi Barat

Prof Euis yakin, usaha mikro kecil yang dikelola dengan baik dan profesional akan berdampak besar pada peningkatan ekonomi nasional. Apalagi, kata dia, upaya itu kini tengah dilakukan oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI yang bekerjasama dengan KNEKS untuk pemberdayaan perempuan.

Hal tersebut sejalan dengan ungkapan Ibnu Khaldun yang menyebut ‘kekayaan suatu negara bukan diukur dari sumber daya alam (SDA) yang dimiliki, melainkan dari sumber daya manusia (SDM)’.

Selain itu, ukuran orang hidup sejahtera ditentukan oleh pendapatan yang baik, rumah yang baik, pendidikan yang baik, hingga lingkungan yang baik. itu adalah ukuran standar objektif kesejahteraan.

“Ternyata Indonesia belum masuk dalam kategori happiness index,” ungkap Prof Euis.

Baca Juga: UMKM Bisa Jadi Andalan saat Resesi, Belajar dari Pandemi Covid

Hal itu karena di Indonesia orang disebut bahagia jika punya waktu jalan-jalan atau liburan. Selain itu, fakta menunjukkan angka kemiskinan dan pengangguran serta ketimpangan di Indonesia masih tinggi.

“Distribusi pengeluaran masyarakat pun terjadi oleh kelompok atas, yang di mana masih ada gap pembangunan, dan piramida terbalik,” ujar Prof Euis.

Ketua Komisi PRK MUI, Dr Siti Ma’rifah, menjelaskan, KMI menjadi wadah komunikasi dan informasi dalam mendukung eksistensi perempuan, remaja, anak, dan ketahanan keluarga.

“Dalam forum ini kami turut mengundang narasumber yang ahli dalam berbagai bidang baik politik, sosial, budaya, kesehatan, dan ekonomi syariah, khususnya pascapandemi,” kata Siti Ma’rifah.

Baca Juga: UMKM Berperan Dorong Perekonomian Lokal dan Serap Tenaga Kerja

Tak hanya dari Indonesia, hadir pula narasumber dari enam negara sahabat seperti Amerika Serikat, Finlandia, Maroko, Tunisia, Mesir, dan Malaysia. Semua narasumber itu meramaikan sesi diskusi panel di KMI.

Kongres itu terdiri atas empat panel utama yang membahas ragam isu strategis mengenai peran dan kontribusi perempuan. Baik dalam bidang politik, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, serta sains teknologi.

“Melalui kongres ini akan dirumuskan apa saja peran dan kontribusi yang dapat membawa kemaslahatan, keadilan, kesejahteraan khususnya bagi perempuan dan keluarga, serta umumnya bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Siti Ma’rifah.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)