BMH Rayakan Milad dan Doa Akhir Tahun bersama Penyintas Gempa Cianjur
Muhajirin
Sabtu, 31 Desember 2022 - 21:05 WIB
Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersama para penyintas gempa Cianjur. (Foto: dok. BMH)
Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar milad ke 21 sekaligus doa bersama akhir tahun. Acara yang digelar di Kampung Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Cugenang itu mengangkat tema "Kokohkan Bukti Nyata Kebaikan".
"Kesyukuran kami, satu yang istimewa dari milad BMH saat ini, sebab ditahun-tahun biasanya di hall gedung. Namun, sekarang dilaksanakan ditengah masyarakat penyintas Gempa Cianjur," kata Supendi MM dalam sambutannya di Masjid Darurat Ash-Shofa, di Kampung Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Sabtu (31/12/2022).
Supendi berharap BMH di usia yang sudah tak muda lagi semakin amanah, semakin profesional, dan keberkahan lebih terasa lagi di seluruh umat di Indonesia. Meski banyak tantangan yang datang saat menjadi jembatan kebaikan para muhsinin, namun hal itu bisa dilalui atas izin Allah SWT.
Baca Juga:Bangun Masjid di Lokasi Bencana, BMH: Kebutuhan Hakiki untuk Penyintas
"BMH lahir tanggal 27 Desember 2001. Udah remaja, perjalanan yang kami lalui tidak selalu mulus, rintangan, gelombang silih berganti. Tapi, Alhamdulilah Allah SWT mengizinkan melewati semua ujian ini," ujar Supendi.
Supendi bersyukur karena BMH langsung hadir di lokasi sehari setelah gempa, menemani penyintas dari awal hingga memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagai simbolis rasa syukur milad BMH, Supendi memotong tumpeng yang diberikan ke beberapa tokoh di Kampung Pasir Gombong.
"Di tahun baru, semoga keluarga kita dan tentu khusus masyarakat penyintas bencana gempa Cianjur, bisa menjalani kehidupan normal seperti sediakala," ucap Supendi.
"Kesyukuran kami, satu yang istimewa dari milad BMH saat ini, sebab ditahun-tahun biasanya di hall gedung. Namun, sekarang dilaksanakan ditengah masyarakat penyintas Gempa Cianjur," kata Supendi MM dalam sambutannya di Masjid Darurat Ash-Shofa, di Kampung Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Sabtu (31/12/2022).
Supendi berharap BMH di usia yang sudah tak muda lagi semakin amanah, semakin profesional, dan keberkahan lebih terasa lagi di seluruh umat di Indonesia. Meski banyak tantangan yang datang saat menjadi jembatan kebaikan para muhsinin, namun hal itu bisa dilalui atas izin Allah SWT.
Baca Juga:Bangun Masjid di Lokasi Bencana, BMH: Kebutuhan Hakiki untuk Penyintas
"BMH lahir tanggal 27 Desember 2001. Udah remaja, perjalanan yang kami lalui tidak selalu mulus, rintangan, gelombang silih berganti. Tapi, Alhamdulilah Allah SWT mengizinkan melewati semua ujian ini," ujar Supendi.
Supendi bersyukur karena BMH langsung hadir di lokasi sehari setelah gempa, menemani penyintas dari awal hingga memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagai simbolis rasa syukur milad BMH, Supendi memotong tumpeng yang diberikan ke beberapa tokoh di Kampung Pasir Gombong.
"Di tahun baru, semoga keluarga kita dan tentu khusus masyarakat penyintas bencana gempa Cianjur, bisa menjalani kehidupan normal seperti sediakala," ucap Supendi.