Mendesain Rumah dengan Prinsip Sakinah, Mawaddah, Rahmah dan Berkah
Dwitisya Rizky Desindatika
Kamis, 10 Maret 2022 - 14:55 WIB
Memanfaatkan ruang yang ada sebagai tempat ibadah bersama. Foto: Langit7.id/Istock
Penting bagi umat muslim untuk memiliki rumah tinggal optimal untuk keluarga. Tidak hanya untuk tempat singgah sementara, tetapi juga memenuhi sisi fungsional sebagai tempat membina keluarga dan bermasyarakat.
Dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta, Andika Saputra menekankan bahwa rumah bukan sekadar tempat berlindung. “Rumah itu utamanya selain untuk mewadahi tubuh, juga mewadahi jiwa, dalam lingkup keluarga,” jelas Andika, pekan lalu.
Andika sedikit menyangkan kebanyakan desain rumah tinggal sekarang kurang memperhatikan kebutuhan jiwa penghuninya dan interaksi dengan masyarakat, melainkan lebih mengutamakan lingkup individual.
Dosen Arsitektur Islam ini pun merumuskan konsep pembangunan rumah yang manusiawi yang memiliki fungsi bermasyarakat. Prinsip tersebut didasarkan pada nilai Islam, yakni sakinah, mawaddah, barakah, rahmah.
Sakinah
Sakinah dalam rumah Islam, berkaitan dengan zonasi ruang rumah yang dibedakan berdasarkan tingkat privasi. Area itu terbagi menjadi ruang publik (teras rumah, pendopo), semi-publik (ruang tamu), semi-privat (ruang keluarga, rumah makan), dan privat (kamar mandi, kamar tidur).
Selain zonasi ruang, sakinah juga tentang luasan rumah dan keperluan ruang sesuai dengan jumlah anggota keluarga dan kebutuhan. Penentuan ini untuk menghindari kelebihan lahan dan ruang yang sia-sia. Prinsip ini tidak lain adalah untuk memperoleh ketenangan, rasa aman, sesuai dengan arti kata sakinah.
Dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta, Andika Saputra menekankan bahwa rumah bukan sekadar tempat berlindung. “Rumah itu utamanya selain untuk mewadahi tubuh, juga mewadahi jiwa, dalam lingkup keluarga,” jelas Andika, pekan lalu.
Andika sedikit menyangkan kebanyakan desain rumah tinggal sekarang kurang memperhatikan kebutuhan jiwa penghuninya dan interaksi dengan masyarakat, melainkan lebih mengutamakan lingkup individual.
Dosen Arsitektur Islam ini pun merumuskan konsep pembangunan rumah yang manusiawi yang memiliki fungsi bermasyarakat. Prinsip tersebut didasarkan pada nilai Islam, yakni sakinah, mawaddah, barakah, rahmah.
Sakinah
Sakinah dalam rumah Islam, berkaitan dengan zonasi ruang rumah yang dibedakan berdasarkan tingkat privasi. Area itu terbagi menjadi ruang publik (teras rumah, pendopo), semi-publik (ruang tamu), semi-privat (ruang keluarga, rumah makan), dan privat (kamar mandi, kamar tidur).
Selain zonasi ruang, sakinah juga tentang luasan rumah dan keperluan ruang sesuai dengan jumlah anggota keluarga dan kebutuhan. Penentuan ini untuk menghindari kelebihan lahan dan ruang yang sia-sia. Prinsip ini tidak lain adalah untuk memperoleh ketenangan, rasa aman, sesuai dengan arti kata sakinah.