BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Pascabanjir Semarang
Ummu hani
Rabu, 04 Januari 2023 - 15:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah (Jateng) yang masih tinggi pascabanjir yang melanda Semarang.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan, berdasarkan analisis BMKG, Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Baca Juga:BPBD DKI Imbau Masyarakat Waspada Banjir Rob Akibat Bulan Purnama
"Kami mengimbau daerah-daerah terutama di wilayah pegunungan yang berpotensi longsor agar tetap waspada karena curah hujan diprakirakan masih cukup tinggi," kata Dwikorita dalam keterangannya, Rabu (4/1/2023).
Selain hujan, Dwikorita juga mengungkapkan potensi angin kencang yang perlu diwaspadai. "Prediksi kami kecepatan angin dalam beberapa hari ke depan dapat mencapai 35 knot atau sekitar 60 km/jam," ungkapnya.
Sementara itu dari sektor maritim, BMKG memprediksi gelombang tinggi terjadi di pantai selatan Jawa Tengah yang dapat mencapai 4 meter. Gelombang tinggi juga masih akan terjadi di perairan sekitar Pulau Karimunjawa.
Baca Juga:Doa Saat Dilanda Cuaca Ekstrem Sebagaimana Dibaca Rasulullah SAW
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan, berdasarkan analisis BMKG, Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Baca Juga:BPBD DKI Imbau Masyarakat Waspada Banjir Rob Akibat Bulan Purnama
"Kami mengimbau daerah-daerah terutama di wilayah pegunungan yang berpotensi longsor agar tetap waspada karena curah hujan diprakirakan masih cukup tinggi," kata Dwikorita dalam keterangannya, Rabu (4/1/2023).
Selain hujan, Dwikorita juga mengungkapkan potensi angin kencang yang perlu diwaspadai. "Prediksi kami kecepatan angin dalam beberapa hari ke depan dapat mencapai 35 knot atau sekitar 60 km/jam," ungkapnya.
Sementara itu dari sektor maritim, BMKG memprediksi gelombang tinggi terjadi di pantai selatan Jawa Tengah yang dapat mencapai 4 meter. Gelombang tinggi juga masih akan terjadi di perairan sekitar Pulau Karimunjawa.
Baca Juga:Doa Saat Dilanda Cuaca Ekstrem Sebagaimana Dibaca Rasulullah SAW