Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 07 Oktober 2026
home masjid detail berita

Doa Saat Dilanda Cuaca Ekstrem Sebagaimana Dibaca Rasulullah SAW

fajar adhitya Jum'at, 30 Desember 2022 - 17:45 WIB
Doa Saat Dilanda Cuaca Ekstrem Sebagaimana Dibaca Rasulullah SAW
ilustrasi cuaca ekstrem (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Sebagian besar wilayah sedang menuju puncak musim penghujan yang diprediksi akan berlangsung pada Januari hingga Februari 2023.

Selain secara sains, Islam mengajarkan agar merespons cuaca buruk dengan mekanisme teologis. Dalam Islam, terdapat tuntunan ketika cuaca buruk atau ekstrem melanda.

Dilansir laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nabi Muhammad dalam satu kesempatan mencontohkan umatnya ketika terjadi cuaca buruk serta angin kencang:

Baca juga: Tafsir Surat Al Hajj Ayat 2: Tidak Ada Keraguan dalam Al-Qur'an

Dari Aisyah istri Nabi SAW, bahwa ia berkata, Apabila ada angin bertiup kencang sekali, maka Nabi SAW biasanya membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِه

Latin: Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bih.

Artinya: Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang dikandungnya, dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya dan keburukan yang dibawanya).” (HR. Muslim no. 1496).

Baca juga: Bolehkah Mendoakan Keburukan untuk Orang Zalim?

Kemudian, dalam riwayat lain dijelaskan bagaimana doa Rasulullah SAW ketika hujan. DDari ‘Aisyah, Bahwasanya Rasulullah SAW kerapkali apabila melihat hujan, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Latin: Allahumma shayyibaan naafi’aa

Artinya: Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat. (HR. Bukhari no. 974)

Bahkan, diceritakan ‘Aisyah ra. bahwa ketika mendung tiba, Rasulullah terlihat mondar-mandir dan air mukanya berubah. Ketika ditanya, mengapa Nabi seperti itu, Nabi menjawab bahwa beliau cemas hujan yang turun malah membawa petaka seperti hujan yang turun ke kaum ‘Ad.

Berdasarkan hadis di atas, Nabi Muhammad mengajak umatnya berdoa kepada Allah ketika cuaca sedang tidak menentu. Meminta agar segala fenomena alam yang sepenuhnya berada pada kuasa Allah membawa kemanfaatan bagi seluruh makhluk hidup di bumi.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 07 Oktober 2026
Imsak
04:10
Shubuh
04:20
Dhuhur
11:44
Ashar
14:46
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan