home edukasi & pesantren

Ilmuwan Muslim Temukan Meriam dan Roket Sejak Abad ke-13

Kamis, 05 Januari 2023 - 17:51 WIB
Meriam milik Turki Utsmani (foto: muslimheritage.com)
Perkembangan teknologi pernah dikuasai oleh umat Islam, termasuk dalam teknologi persenjataan. Profesor Emeritus di Swiss Federal Institute of Technology (ETH) in Zurich, Mohamed Mansour, mengungkapkan fakta menarik bahwa perkembangan teknologi roket ternyata diperkenalkan oleh umat Islam.

Melansir laman muslimheritage.com, pada abad ke-13, seorang ilmuwan Suriah, Hassan Al-Rammah (w. 1294/1295), menulis sebuah buku tentang teknologi militer, yang sangat terkenal di Barat. Buku itu memotret roket pertama yang modelnya kini dipamerkan di National Air and Space Museum di Washington D.C, Amerika Serikat.

Orang Cina mengenal bubuk mesiu pada abad ke-11, tetapi tidak mengetahui proporsi yang tepat untuk mendapatkan ledakan dan tidak mencapai pemurnian potasium nitrat yang diperlukan. Buku Cina pertama yang merinci proporsi peledak ditulis pada 1412 oleh Hu Lung Ching.

Baca Juga:Cabang Olahraga dalam Khazanah Peradaban Islam yang Dilupakan

Hassan Al-Rammah lalu menjadi orang pertama yang menjelaskan prosedur pemurnian potasium nitrat. Dia juga menjelaskan resep untuk membuat bubuk mesiu dengan proporsi yang tepat untuk mencapai ledakan. Ini diperlukan untuk pengembangan meriam.

Al-Razi, Al-Hamdany, dan manuskrip Arab-Suriah abad ke-10 sudah menggambarkan potasium nitrat. Ibn Al-Baytar menjelaskannya pada 1240. Manuskrip Arab-Syria abad ke-10 memberikan beberapa resep bubuk mesiu.

“Diasumsikan bahwa ini ditambahkan pada abad ke-13,” kata Mansour dalam tulisannya Muslim Rocket Technology di laman muslimheritage.com, dikutip Kamis (5/1/2023).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmuwan muslim teknologi peradaban islam roket
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya