Karir Tak Halangi Kasih Sayang dan Perhatian Besar ke Buah Hati
Andi Muhammad
Senin, 09 Januari 2023 - 15:22 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Menjadi orang tua memang tidak mudah, baik sebagai ayah ataupun ibunda. Apalagi jika keduanya meniti karir demi menopang finansial keluarga dan masa depan anak.
Meski kerap dihantui kesibukan bak tak ada hentinya, namun sebagai orang tua harus tetap memberikan perhatian besar kepada anak, utamanya mendidik dengan nilai-nilai agama. Sebab Rasulullah SAW saja sangat memberi perhatian besar kepada anak-anak kecil. Seperti yang tertuang dalam sebuah hadis, Aisyah RA mengisahkan:
“Rasulullah pernah diserahi beberapa bayi supaya beliau mendoakan mereka dengan keberkahan serta mentahnik (memberi asupan pertama) mereka. Beliau lalu diserahi seorang bayi yang kemudian bayi tersebut mengencinginya, beliau lalu meminta sedikit air kemudian mencipratkan air pada bekas air kencing tersebut tanpa membasuhnya.” (HR Muslim nomor 286).
Dalam hadis shahih lainnya pun menceritakan betapa Rasulullah SAW antusias dalam memberikan perhatian kepada anak-anak kecil. Dari Sahabat Abu Hurairah RA mengisahkan:
“Rasulullah SAW biasanya diberi buah yang pertama kali keluar, maka beliau pun berdoa, ‘(yang artinya) Ya Allah, berkahilah Madinah kami, pada buah-buahan kami, pada Mudd kami, pada Sha’ kami, dengan keberkahan yang melimpah.’ Baru kemudian beliau memberikannya kepada anak yang paling kecil di antara anak yang hadir di situ.” (HR Muslim nomor 1373).
Baca Juga:Manfaat Salat Bersungguh-sungguh, Amalan Pertama Dihisab
Untuk itu, memberi perhatian merupakan sebuah tanggung jawab sebagai orang tua di lain sisi mencari nafkah. Bila anak tumbuh dan berkembang dengan kurangnya perhatian dari kedua orang tua maka tak menutup kemungkinan si buah hati bakal keras kepala dan jauh dari agama.
Meski kerap dihantui kesibukan bak tak ada hentinya, namun sebagai orang tua harus tetap memberikan perhatian besar kepada anak, utamanya mendidik dengan nilai-nilai agama. Sebab Rasulullah SAW saja sangat memberi perhatian besar kepada anak-anak kecil. Seperti yang tertuang dalam sebuah hadis, Aisyah RA mengisahkan:
“Rasulullah pernah diserahi beberapa bayi supaya beliau mendoakan mereka dengan keberkahan serta mentahnik (memberi asupan pertama) mereka. Beliau lalu diserahi seorang bayi yang kemudian bayi tersebut mengencinginya, beliau lalu meminta sedikit air kemudian mencipratkan air pada bekas air kencing tersebut tanpa membasuhnya.” (HR Muslim nomor 286).
Dalam hadis shahih lainnya pun menceritakan betapa Rasulullah SAW antusias dalam memberikan perhatian kepada anak-anak kecil. Dari Sahabat Abu Hurairah RA mengisahkan:
“Rasulullah SAW biasanya diberi buah yang pertama kali keluar, maka beliau pun berdoa, ‘(yang artinya) Ya Allah, berkahilah Madinah kami, pada buah-buahan kami, pada Mudd kami, pada Sha’ kami, dengan keberkahan yang melimpah.’ Baru kemudian beliau memberikannya kepada anak yang paling kecil di antara anak yang hadir di situ.” (HR Muslim nomor 1373).
Baca Juga:Manfaat Salat Bersungguh-sungguh, Amalan Pertama Dihisab
Untuk itu, memberi perhatian merupakan sebuah tanggung jawab sebagai orang tua di lain sisi mencari nafkah. Bila anak tumbuh dan berkembang dengan kurangnya perhatian dari kedua orang tua maka tak menutup kemungkinan si buah hati bakal keras kepala dan jauh dari agama.