LANGIT.ID, Jakarta -
Salat merupakan amalan pertama yang dihisab di akhirat kelak, sehingga menjadi tolok ukur amalan lain. Kualitas hidup seseorang pun ditentukan dari salat.
Dalam
hadis Rasulullah yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirdzi, "Hal pertama yang akan dihisab kelak di hari pembalasan adalah Salat. Apabila baik Salatnya, maka akan baik pula amal-amal lainnya. Dan apabila Shalatnya rusak, maka akan rusak pula amal-amal lainnya."
Muballigh
Muhammadiyah Agus Sukaca mengatakan, salat perintah langsung dari Allah swt tanpa perantara malaikat kepada Nabi SAW.
"Ibadah ini diwahyukam ketika perjalanan Nabi SAW
Isra dan Mi’raj," kata Agus dikutip Senin (9/1/2023).
Menurut dia, salat merupakan komitmen untuk memperbaiki kesalahan, memperkokoh ketauhidan, menjalani hidup sesuai petunjuk Allah, dan ittiba kepada Nabi SAW.
Bila seseorang melakukan salat secara benar dan khusyuk, akan memperoleh kebaikan dalam menjalani hidup. Segala aktivitas yang baik selalu diniatkan untuk Allah.
Salat juga membuat seorang muslim mendapat kemudahan serta petunjuk hidup dari Allah SWT. Orang-orang yang baik salatnya senantiasa mempelajari sunnah Nabi dan menerapkannya di aktivitas hari-hari.
"Di samping komitmen tauhid, kita juga harus memiliki komitmen untuk mengikuti Nabi SAW. Kalau setiap hari baca satu hadis untuk menjadi pedoman hidup kita, ini artinya salat kita, komitmen kita sudah berada di jalan lurus," katanya.
(bal)