Mengenal Sorry Syndrome, Kebiasaan Meminta Maaf Berlebihan
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 11 Januari 2023 - 16:30 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Penonton televisi generasi 90-an tentu tidak asing dengan sinetron komedi legendaris, Bajaj Bajuri. Karakter tokoh di dalam sinetron itu terbilang unik, salah satunya lakon Mpok Minah.
Sosok Mpok Minah digambarkan sebagai perempuan yang selalu meminta maaf sebelum berkata sesuatu. Meski bermaksud sopan, namun pada akhirnya banyak orang yang jengah dengan kebiasaan ini.
Dalam dunia psikologi, karakter ini disebut dengan "Sorry Syndrome", di mana Anda tak berhenti meminta maaf pada banyak hal, bahkan saat tidak melakukan kesalahan.
Baca juga: Cara Terbaik Minta Maaf ke Orangtua yang Sudah Meninggal
Merujuk dari Khaleej Times, Rabu (11/1/2022), permintaan maaf yang berlebihan biasanya merupakan perilaku yang dipelajari sejak masa kanak-kanak. Umumnya kata maaf diucap untuk menghindari konflik, hukuman, atau penolakan.
Meminta maaf secara berlebihan, dianggap bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri ataupun orang lain. Berikut kerugian yang ditimbulkan pengidap Sorry Syndrome.
Pertama, kebiasaan ini dapat melelahkan bahkan hingga mengganggu bagi sebagian orang. Kemudian, sorry syndrome bisa menghilangkan rasa hormat seseorang hingga memperlakukan Anda dengan buruk.
Sosok Mpok Minah digambarkan sebagai perempuan yang selalu meminta maaf sebelum berkata sesuatu. Meski bermaksud sopan, namun pada akhirnya banyak orang yang jengah dengan kebiasaan ini.
Dalam dunia psikologi, karakter ini disebut dengan "Sorry Syndrome", di mana Anda tak berhenti meminta maaf pada banyak hal, bahkan saat tidak melakukan kesalahan.
Baca juga: Cara Terbaik Minta Maaf ke Orangtua yang Sudah Meninggal
Merujuk dari Khaleej Times, Rabu (11/1/2022), permintaan maaf yang berlebihan biasanya merupakan perilaku yang dipelajari sejak masa kanak-kanak. Umumnya kata maaf diucap untuk menghindari konflik, hukuman, atau penolakan.
Meminta maaf secara berlebihan, dianggap bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri ataupun orang lain. Berikut kerugian yang ditimbulkan pengidap Sorry Syndrome.
Pertama, kebiasaan ini dapat melelahkan bahkan hingga mengganggu bagi sebagian orang. Kemudian, sorry syndrome bisa menghilangkan rasa hormat seseorang hingga memperlakukan Anda dengan buruk.