Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Cara Terbaik Minta Maaf ke Orangtua yang Sudah Meninggal

mahmuda attar hussein Selasa, 06 Desember 2022 - 16:00 WIB
Cara Terbaik Minta Maaf ke Orangtua yang Sudah Meninggal
Ilustrasi mengaji dan mendoakan orangtua yang sudah meninggal. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Cara minta maaf terbaik kepada orangtua yang sudah meninggal adalah dengan tetap berbakti lewat berbagai hal yang mereka tinggalkan, termasuk hartanya.

Pendakwah, Buya Yahya menjelaskan, selain mendoakan orangtua yang sudah meninggal, kaum muslimin juga bisa mendermakan hartanya untuk orang tua.

"Kalau Anda punya rezeki bisa didermakan untuk orangtua. Niatkan hal itu untuk berbakti kepada orang tua," jelas dia dikanal YouTubenya, dikutip Senin (5/12/2022).

Menurutnya, kesalahan seorang anak yang pernah dibuat kepada orangtua tidak cukup hanya disesali, sehingga perlu adanya bakti meski mereka sudah tiada.

Baca Juga: Hadits Nabi: Kunci Sukses Anak Terletak pada Rida Orang Tua

Ada tiga bakti yang bisa dilakukan anak kepada orang tua yang telah meninggal. Salah satunya adalah mendoakan orang tua yang baik-baik.

"Kemudian bila ada rezeki, sisihkan dan sedekahkan semampu Anda atau sebanyak-banyaknya untuk orang tua," katanya.

Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, sedekah itu bisa disalurkan kepada tempat yang baik-baik pula. Semisal pondok pesantren, masjid, dan sebagainya.

"Selanjutnya, Anda juga mesti berperilaku baik kepada orang-orang yang juga orangtua Anda selalu baik kepadanya. Termasuk di antaranya adalah saudara-saudaranya, adik-adiknya, dan tetangga sekitar yang pernah orang tua kita baik kepada mereka," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)