Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 12 Mei 2026
home global news detail berita

Soal Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Minta Maaf: Juri dan MC Dinonaktikan

esti setiyowati Selasa, 12 Mei 2026 - 13:39 WIB
Soal Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Minta Maaf: Juri dan MC Dinonaktikan
MPR RI Minta Maaf dan Copot Juri Lomba Cerdas Cermat Usai Viral di Medsos. Foto: tangkapan layar.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - MPR RI akhirnya buka suara terkait polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram resminya pada Selasa (12/5/2026), MPR RI menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan yang muncul akibat proses penilaian dalam ajang tersebut.

Baca juga: Aturan Sudah Jelas, Tapi Pesantren Masih Kena PBB, Ini Sorotan Wakil Ketua MPR RI

"MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat," demikian keterangan MPR dalam akun Instagram resminya, Selasa (12/5/2026).

Sebagai tindak lanjut, panitia dari Sekretariat Jenderal MPR RI memutuskan menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara atau MC yang bertugas dalam perlombaan tersebut.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC pada kegiatan LCC ini," kata dia.

Langkah itu diambil menyusul sorotan publik terhadap salah satu sesi lomba yang dianggap menimbulkan kontroversi dalam penilaian jawaban peserta.

MPR menegaskan bahwa kegiatan pendidikan seperti LCC Empat Pilar seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, dan keadilan.

Baca juga: Ahmad Rofiq, Ketum Partai Gema Bangsa Temui Ketua MPR RI Bahas Berbagai Isu Hangat Tentang Kebangsaan

"MPR RI memahami bahwa kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, termasuk LCC Empat Pilar, harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif," ujar MPR.

Terkait itu, MPR akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang pada pelaksanaan berikutnya.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, hingga prosedur penyampaian keberatan selama perlombaan berlangsung.

“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” lanjut keterangan itu.

Di akhir pernyataannya, MPR RI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan melalui kegiatan LCC Empat Pilar.

Baca juga: MUI: Pasca Pelantikan Angggota DPR, DPD dan MPR RI, Jangan Sampai Berfikir Hanya Cari Cara Kembalikan Modal

Sebagai informasi, LCC merupakan ajang kompetisi para siswa berprestasi dalam lomba dengan format tanya jawab. Lomba ini menjadi viral lantaran dewan juri memberi keputusan yang dinilai merugikan salah satu peserta.

Dalam lomba tersebut, dewan juri memberi nilai minus 5 untuk Grup C dari SMAN 1 Pontianak atas jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK.

Namun, dewan juri malah memberi nilai 10 pada Grup B dari SMAN 1 Sambas atas jawaban yang sama seperti disampaikan oleh Grup C.

Perbedaan penilaian dari jawaban yang sama kemudian dipertanyakan oleh para peserta.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 12 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)