SMAN 1 Pontianak menegaskan untuk mundur dari gelaran ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Hal tersebut disampaikan melalui surat pernyataan resmi yang diunggah akun resmi sekolah.
Sekjen MPR RI Siti Fauziah menegaskan bahwa kekeliruan yang terjadi di babak final murni masalah teknis, bukan karena unsur kesengajaan atau keberpihakan pada salah satu sekolah tertentu.
Pernyataan Shindy yang menyebut Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja usai mendengar protes dari Josepha Alexandra dianggap tidak sesuai dengan kewenangannya sebagai pembawa acara.
Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat diputuskan untuk digelar ulang menyusul munculnya kontroversi mengenai penilaian juri yang dinilai merugikan tim SMAN 1 Pontianak. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Jakarta pada Rabu (13/5/2026).
Aksi berani Josepha langsung mendapat dukungan publik. Bahkan, usai polemik tersebut viral, Josepha diundang datang ke MPR RI pada Selasa (12/5/2026) kemarin.
Viralnya video ajang LCC MPR RI ini pun ramai dibanjiri kritik, tak terkecuali dari para figur publik. Pendakwah yang dekat dengan Gen Z, Husein Jafar Al Hadar atau Habib Jafar menyentil sikap dewan juri dalam ajang tersebut.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram resminya pada Selasa (12/5/2026), MPR RI meminta maaf atas kegaduhan yang muncul akibat proses penilaian dalam ajang tersebut.