Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Wisata Budaya Kalbar: Menteri Kebudayaan Dorong Pengembangan Museum dan Pelestarian Adat

tim langit 7 Senin, 24 Februari 2025 - 07:55 WIB
Wisata Budaya Kalbar: Menteri Kebudayaan Dorong Pengembangan Museum dan Pelestarian Adat
LANGIT7.ID-Pontianak; Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperkuat upaya pemajuan kebudayaan nasional. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, komunitas budaya, dan pelaku industri kreatif dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Dalam pertemuan yang digelar di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) XII, Pontianak, Fadli Zon bertemu dengan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, Ketua BPK XII Juliadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rita Hastarita, serta perwakilan komunitas budaya, seniman, dan masyarakat adat. Pertemuan ini membahas strategi kolaboratif untuk memajukan kebudayaan di tingkat daerah.

“Kementerian Kebudayaan yang baru berdiri selama 3,5 bulan ini berkomitmen untuk memajukan kebudayaan nasional melalui pendekatan inklusif. Kami mendengar masukan dari komunitas budaya dan seniman, serta menekankan pentingnya ruang-ruang interaksi seperti taman budaya untuk mendukung kebebasan berekspresi,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Pontianak, Kalimantan Barat, dikutip Senin (24/2/2025).

Menteri Kebudayaan juga menyampaikan bahwa Kalimantan Barat, dengan beragam objek pemajuan kebudayaan, memiliki potensi besar untuk tampil di panggung nasional bahkan internasional. “Keberagaman dan kekayaan budaya Kalbar adalah aset bangsa yang harus kita apresiasi dan lestarikan,” tambahnya.

Selain pertemuan dengan pemangku kepentingan, Fadli Zon juga meninjau Tugu Khatulistiwa, salah satu cagar budaya Provinsi Kalimantan Barat yang menjadi simbol letak geografis Kota Pontianak di garis khatulistiwa. Tugu yang dibangun pada tahun 1928 ini terbuat dari kayu belian atau ulin, kayu khas Kalimantan yang terkenal kuat dan tahan cuaca.

“Tugu Khatulistiwa memiliki nilai historis, ikonis, dan edukatif yang tinggi. Kami berharap ke depan tugu ini dapat diusulkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Kementerian Kebudayaan siap mendukung upaya pelestarian dan pengembangan situs ini,” ujar Fadli Zon.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan kunjungan ke Museum Provinsi Kalimantan Barat yang didirikan pada tahun 1983. Museum ini menyimpan sekitar 6.070 koleksi yang mencerminkan kekayaan budaya berbagai suku di Kalimantan Barat, seperti Melayu, Dayak, dan Tionghoa. Koleksi museum terbagi dalam tiga klaster, yaitu replika fosil prasejarah, ekspresi budaya suku Dayak, dan keramik hasil akulturasi budaya.

“Museum adalah jendela peradaban bangsa. Di era digital ini, penting bagi museum untuk memanfaatkan teknologi dalam mendokumentasikan dan mempromosikan koleksinya kepada generasi muda dan masyarakat internasional,” tegas Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan juga mengajak pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi museum sebagai pusat edukasi, pelestarian budaya, dan daya tarik wisata. “Museum bukan sekadar tempat menyimpan artefak sejarah, tetapi juga bisa menjadi ruang kreatif bagi masyarakat. Di banyak negara maju, museum menjadi daya tarik utama wisatawan. Kalbar memiliki potensi luar biasa dalam hal ini,” ujarnya.

Fadli Zon menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan pelaku industri kreatif dalam mengembangkan museum. “Kita bisa belajar dari negara lain yang menjadikan museum sebagai destinasi utama wisatawan. Dengan pengelolaan yang tepat, museum bisa menjadi sumber pendapatan bagi daerah,” tuturnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyambut baik ajakan tersebut. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan potensi budaya Kalbar, baik sumber daya alam maupun kebudayaan. Ini adalah aset yang harus kita manfaatkan secara optimal,” kata Krisantus.

Saat ini, Kementerian Kebudayaan mengelola 20 museum dan 34 cagar budaya di seluruh Indonesia, termasuk beberapa di Kalimantan Barat. Namun, pemanfaatannya dinilai masih belum optimal. Fadli Zon mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif mengembangkan program berbasis museum, seperti pameran tematik, diskusi budaya, dan pemanfaatan teknologi digital.

“Banyak budaya kita yang lebih tua dari peradaban dunia lainnya. Ini adalah aset yang harus kita lestarikan dan promosikan dengan baik,” tambah Fadli Zon.

Dengan dorongan ini, diharapkan Kalimantan Barat dapat menjadi contoh dalam pengembangan museum dan cagar budaya sebagai bagian dari strategi pelestarian budaya dan penguatan sektor pariwisata. Upaya ini tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Kalimantan Barat menjadi langkah awal yang penting dalam memajukan kebudayaan nasional. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan kekayaan budaya Indonesia dapat terus dilestarikan dan dipromosikan ke kancah internasional, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)