Kendalikan Inflasi, Pemerintah Diminta Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Muhajirin
Rabu, 11 Januari 2023 - 21:01 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Anggota Komisi VII DPR RI,Mulyanto, meminta pemerintah menurunkan harga BBM Bersubsidi untuk mengendalikan inflasi pada 2023. Nilai inflasi yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) cukup mengkhawatirkan.
Atas dasar itu, Mulyanto menilai pemerintah harus serius mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan roda ekonomi terus berputar. BPS menyebut inflasi pada 2022 sebesar 5,5% (y-on-y).
“Angka ini tertinggi selama delapan tahun terakhir. Sebenarnya, lonjakan inflasi ini sudah diprediksi para ahli, menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi pada September 2022 lalu,” kata Mulyanto di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Baca Juga: Susul Vivo, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp12.800 Per Liter
Menurut Mulyanto, salah satu cara mengendalikan inflasi di tahun 2023 adalah menurunkan harga BBM Bersubsidi. Apalagi, kata dia, harga minyak dunia saat ini sedang anjlok di kisaran USD75 per barel. Menurunkan harga BBM Bersubsidi merupakan cara mujarab mengendalikan inflasi.
Atas dasar itu, Mulyanto menilai pemerintah harus serius mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan roda ekonomi terus berputar. BPS menyebut inflasi pada 2022 sebesar 5,5% (y-on-y).
“Angka ini tertinggi selama delapan tahun terakhir. Sebenarnya, lonjakan inflasi ini sudah diprediksi para ahli, menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi pada September 2022 lalu,” kata Mulyanto di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Baca Juga: Susul Vivo, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp12.800 Per Liter
Menurut Mulyanto, salah satu cara mengendalikan inflasi di tahun 2023 adalah menurunkan harga BBM Bersubsidi. Apalagi, kata dia, harga minyak dunia saat ini sedang anjlok di kisaran USD75 per barel. Menurunkan harga BBM Bersubsidi merupakan cara mujarab mengendalikan inflasi.