home global news

Menlu Sebut Penyelesaian Pengungsi Rohingya Terkendala Krisis Myanmar

Kamis, 12 Januari 2023 - 08:30 WIB
Ratusan pengungsi Rohingya terdampar di pesisir Aceh setelah terombang-ambing di lautan selama sebulan (foto: istimewa)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi mengungkapkan kodisi terkini terkait penyelesaian masalah pengungsi Rohingnya. Retno mengatakan penyelesaian isu Rohingya kian sulit lantaran adanya krisis politik yang terjadi di Myanmar saat ini.

"Isu Rohingya tidak akan dapat diselesaikan jika akar masalah di Myanmar tidak diselesaikan," kata Retno saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI (PPTM) 2023 di Jakarta, dikutip Kamis (12/1/2023).

Myanmar saat ini sedang dihadapkan pada krisis politik yang dipicu kudeta militer pada 1 Februari 2021 terhadap pemerintah terpilih. Junta yang kini berkuasa di Myanmar semakin menyurutkan kemauan warga Rohingya untuk kembali ke Rakhine, karena mereka khawatir akan diserang lagi.

Baca Juga:Cholil Nafis: Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya Atas Dasar Kemanusiaan

Menlu Retno Marsudi mencatat dalam tiga bulan terakhir, Indonesia menerima tambahan 644 orang pengungsi Rohingya. Mereka terdampar dalam perjalanan dari kamp-kamp pengungsian di Bangladesh ke negara lain yang dapat memberikan mereka penghidupan yang layak.

Dengan tambahan itu, ada 1.500 migran etnis Rohingya yang terdaftar di Indonesia dan kini diurus oleh badan PBB untuk pengungsi (UNHCR). Indonesia sendiri tidak bisa memberi suaka bagi para pengungsi Rohingya karena belum meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951.

Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah menuturkan bahwa Indonesia selalu memberikan dukungan kemanusiaan. Termasuk mengizinkan pengungsi yang terdampar untuk turun dari perahu mereka, seperti yang banyak terjadi di Aceh.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenlu myanmar retno marsudi pengungsi rohingya
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya