Tesla Dekati Kesepakatan Awal Bangun Pabrik di Indonesia
Ummu hani
Kamis, 12 Januari 2023 - 14:15 WIB
Pabrik Tesla di Shanghai, China. (Foto: Langit7.id/iStock)
Tesla. Inc dikabarkan mendekati kesepakatan awal untuk membangun fasilitas produksi mobil listrik di Indonesia. Kabarnya, Tesla akan membangun pabrik dengan kapasitas satu juta unit.
CEO Tesla, Elon Musk ingin memanfaatkan cadangan bahan baku logam baterai utama di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan ambisi Tesla membuat setiap pabrik di dunia memproduksi 1 juta kendaraan per tahun.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, disebut sudah melakukan pembicaraan dengan Tesla dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Namun, belum ada tanggapan dari Bahlil terkait detail kesepakatan Tesla dengan Indonesia.
Baca Juga:Kemenhub Sosialisasikan Pengunaan Kendaraan Listrik Massal di Indonesia
Menanggapi kabar tersebut, Elon Musk meminta warganet berhati-hati dengan artikel yang menyebut sumber tanpa nama. Menurutnya, sumber seperti itu sering kali salah.
"Harap berhati-hati dalam menulis artikel yang mengutip 'sumber tanpa nama', karena sering salah," cuit Elon Musk di akun Twitternya, Kamis (12/1/2023).
Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menemui Elon Musk pada Mei 2022 di Texas, Amerika Serikat. Setelah pertemuan tersebut, ada kesepakatan untuk pasokan nikel senilai USD5 miliar atau sekitar Rp77 Triliun antara Indonesia dengan Tesla.
CEO Tesla, Elon Musk ingin memanfaatkan cadangan bahan baku logam baterai utama di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan ambisi Tesla membuat setiap pabrik di dunia memproduksi 1 juta kendaraan per tahun.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, disebut sudah melakukan pembicaraan dengan Tesla dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Namun, belum ada tanggapan dari Bahlil terkait detail kesepakatan Tesla dengan Indonesia.
Baca Juga:Kemenhub Sosialisasikan Pengunaan Kendaraan Listrik Massal di Indonesia
Menanggapi kabar tersebut, Elon Musk meminta warganet berhati-hati dengan artikel yang menyebut sumber tanpa nama. Menurutnya, sumber seperti itu sering kali salah.
"Harap berhati-hati dalam menulis artikel yang mengutip 'sumber tanpa nama', karena sering salah," cuit Elon Musk di akun Twitternya, Kamis (12/1/2023).
Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menemui Elon Musk pada Mei 2022 di Texas, Amerika Serikat. Setelah pertemuan tersebut, ada kesepakatan untuk pasokan nikel senilai USD5 miliar atau sekitar Rp77 Triliun antara Indonesia dengan Tesla.