50 Persen Penduduk Dunia Dipresiksi Gunakan Kacamata
Hasanah syakim
Jum'at, 13 Januari 2023 - 18:32 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Mantan Menteri Kesehatan RI periode 2014-2019, Nila F Moeloek memprediksi sekitar 50 persen penduduk dunia, akan menggunakan kacamata akibat zaman yang sudah serba digital.
Menurut Nila, disamping dunia digital yang serba cepat, akan tetapi hal tersebut juga harus dibatasi dengan baik.
"Saya bukan tidak suka dengan digital, saya suka era digital karena serba cepat. Namun, tetap harus diatasi dengan baik dengan koreksi kacamata," kata Nila, dalam kuliah umum bertema "Eyes health Lifestyle for Gen Z in Digital Era", Jum'at (13/1).
Baca juga:Anjuran Berhemat dalam Islam Bukan Berarti Pelit
Lebih lanjut, Nila mengatakan penggunaan alat digital seperti ponsel, komputer, dan lainnya akan membuat mata mudah lelah.
"Kita harus menjaga kesehatan mata dengan pemeriksaan mata sehingga bisa mengubah kacamata jika mengalami perubahan," ungkapnya.
Nila menerangkan, terdapat beberapa teknik sendiri mengatasi mata lelah, yaitu dengan teknik 20-20-2020. Artinya, 20 menit yang dihabiskan untuk menatap layar, sehingga harus mengistirahatkan mata dengan melihat benda berjarak 20 kaki atau enam meter selama 20 detik.
Menurut Nila, disamping dunia digital yang serba cepat, akan tetapi hal tersebut juga harus dibatasi dengan baik.
"Saya bukan tidak suka dengan digital, saya suka era digital karena serba cepat. Namun, tetap harus diatasi dengan baik dengan koreksi kacamata," kata Nila, dalam kuliah umum bertema "Eyes health Lifestyle for Gen Z in Digital Era", Jum'at (13/1).
Baca juga:Anjuran Berhemat dalam Islam Bukan Berarti Pelit
Lebih lanjut, Nila mengatakan penggunaan alat digital seperti ponsel, komputer, dan lainnya akan membuat mata mudah lelah.
"Kita harus menjaga kesehatan mata dengan pemeriksaan mata sehingga bisa mengubah kacamata jika mengalami perubahan," ungkapnya.
Nila menerangkan, terdapat beberapa teknik sendiri mengatasi mata lelah, yaitu dengan teknik 20-20-2020. Artinya, 20 menit yang dihabiskan untuk menatap layar, sehingga harus mengistirahatkan mata dengan melihat benda berjarak 20 kaki atau enam meter selama 20 detik.