Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal jadi Kecelakaan Udara Terburuk dalam 30 Tahun
Ummu hani
Senin, 16 Januari 2023 - 14:05 WIB
Ilustrasi pesawat Yeti Airlines. (Foto: dok. Yeti Airlines)
Sebuah pesawat penumpang dari maskapai Yeti Airlines yang membawa 72 orang di dalamnya jatuh di dekat Bandara Internasional Pokhara, Nepal. Dalam tragedi ini, 68 orang dilaporkan tewas.
Pesawat ATR 72-500 bermesin gandaitu melakukan penerbangan domestik dari Kathmandu ke Pokhara. Pesawat itu membawa penumpang lokal serta lima orang India, empat orang Rusia, satu orang Irlandia, dua orang Korea Selatan, satu orang Australia, satu orang Perancis, dan satu orang Argentina.
Ratusan petugas penyelamat kini menyusuri lereng bukit tempat pesawat itu jatuh. Menurut laporan pemerintah setempat, cuaca sedang cerah saat pesawat jatuh sehingga belum ada indikasi mengapa kecelakaan terjadi.
Baca Juga:KNKT Ungkap Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Sriwijawa Air SJ182
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil, Yeti Airlines sempat melakukan kontak dengan bandara Pokhara saat berada di Seti Gorge pada pukul 10.50 waktu setempat,Ahad (15/1). Namun tak lama kemudian, pesawat jatuh.
Menurut kesaksian penduduk setempat, Khum Bahadur Chhetri mengatakan, dia melihat dari atap rumahnya pesawat tersebut terbang rendah sebelum jatuh.
"Saya melihat pesawat bergetar, bergerak ke kiri dan kanan, dan kemudian tiba-tiba menukik tajam dan masuk ke ngarai," kata Chhetri kepada Reuters.
Pesawat ATR 72-500 bermesin gandaitu melakukan penerbangan domestik dari Kathmandu ke Pokhara. Pesawat itu membawa penumpang lokal serta lima orang India, empat orang Rusia, satu orang Irlandia, dua orang Korea Selatan, satu orang Australia, satu orang Perancis, dan satu orang Argentina.
Ratusan petugas penyelamat kini menyusuri lereng bukit tempat pesawat itu jatuh. Menurut laporan pemerintah setempat, cuaca sedang cerah saat pesawat jatuh sehingga belum ada indikasi mengapa kecelakaan terjadi.
Baca Juga:KNKT Ungkap Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Sriwijawa Air SJ182
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil, Yeti Airlines sempat melakukan kontak dengan bandara Pokhara saat berada di Seti Gorge pada pukul 10.50 waktu setempat,Ahad (15/1). Namun tak lama kemudian, pesawat jatuh.
Menurut kesaksian penduduk setempat, Khum Bahadur Chhetri mengatakan, dia melihat dari atap rumahnya pesawat tersebut terbang rendah sebelum jatuh.
"Saya melihat pesawat bergetar, bergerak ke kiri dan kanan, dan kemudian tiba-tiba menukik tajam dan masuk ke ngarai," kata Chhetri kepada Reuters.