home global news

Kendalikan Inflasi, Kepala Daerah Diminta Sering Masuk Pasar

Rabu, 18 Januari 2023 - 04:05 WIB
Presiden Jokowi saat Pembukaan Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul International Convention Centre (SICC), Jawa Barat, Selasa (17/01/2023). (Foto: Humas Setkab/Oji)
Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) meminta para gubernur, bupati, dan wali kota bersama-sama dengan Bank Indonesia (BI) terus memantau harga barang dan jasa yang ada di lapangan. Upaya tersebut dilakukan guna mendeteksi sedini mungkin gejolak harga yang ada.

"Ini tolong bupati, wali kota, gubernur sering-sering masuk pasar. Cek betul di lapangan, apakah data yang diberikan itu sesuai dengan fakta-fakta di lapangan," kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Daerah se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul International Convention Centre, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

Jokowi meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk bekerja secara detail dalam memantau pergerakan harga, utamanya harga bahan pokok seperti beras.Dalam hal ini, Jokowi sudah memperingatkan Bulog terkait kenaikan harga di 79 daerah.

Baca Juga:Jokowi Minta Kementerian Merespons Cepat Perubahan Dunia

"Urusan telur, 89 daerah juga mengalami hal yang sama, naik. Urusan kecil-kecil, urusan tomat, 82 daerah mengalami kenaikan, dan daging ayam ras, 75 daerah mengalami kenaikan," ungkap Presiden.

Selain itu, Jokowi juga meminta para kepala daerah berhati-hati dalam menetapkan tarif yang diatur oleh pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan yang tidak tepat dapat memicu inflasi.

"Yang berkaitan dengan tarif angkutan misalnya, tarif PDAM, hati-hati menentukan, itu bisa menjadikan inflasi naik. Jadi dihitung betul, kalau masih kuat ditahan, kalau enggak kuat, naik enggak apa-apa tapi sekecil mungkin. Jangan sampai ada PDAM menaikkan lebih dari 100 persen, karena data yang masuk ke saya ada," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jokowi inflasi kepala daerah bahan pokok pasar tradisional
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya