Muhammadiyah Siap Buka Fakultas Kedokteran di PTMA dan Unisa
Hasanah syakim
Kamis, 19 Januari 2023 - 15:46 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (foto: PP Muhammadiyah)
PP Muhammadiyah siap membuka fakultas kedokteran di beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA), termasuk diantaranya Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA).
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan izin membuka Fakultas kedokteran sedang diajukan. Semua PTMA, kata Haedar, lahir dari kemandirian yang didukung oleh berbagai pihak baik dari internal maupun eksternal. Etos kemajuan ini menjadi spirit yang melekat di Muhammadiyah.
“Karena DNA nya ada semangat maju, maju dan terus maju. Spirit berkemajuan juga merupakan ajaran dari Agama Islam,” ujar Haedar Nashir saat launching Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Rabu (18/1/2022).
Baca juga:Haedar Nashir Resmikan Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
Konsep kemajuan sebagai etika yang dimiliki Muhammadiyah bukan hanya diwacanakan, tetapi diamalkan yang mewujud dalam berbagai bentuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Semangat menjadikan Islam menjadi agama peradaban harus selalu ada di Muhammadiyah, bahkan harus menjadi state of mind di warga, kader, lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah,” tegasnya.
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan izin membuka Fakultas kedokteran sedang diajukan. Semua PTMA, kata Haedar, lahir dari kemandirian yang didukung oleh berbagai pihak baik dari internal maupun eksternal. Etos kemajuan ini menjadi spirit yang melekat di Muhammadiyah.
“Karena DNA nya ada semangat maju, maju dan terus maju. Spirit berkemajuan juga merupakan ajaran dari Agama Islam,” ujar Haedar Nashir saat launching Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Rabu (18/1/2022).
Baca juga:Haedar Nashir Resmikan Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
Konsep kemajuan sebagai etika yang dimiliki Muhammadiyah bukan hanya diwacanakan, tetapi diamalkan yang mewujud dalam berbagai bentuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Semangat menjadikan Islam menjadi agama peradaban harus selalu ada di Muhammadiyah, bahkan harus menjadi state of mind di warga, kader, lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah,” tegasnya.