home edukasi & pesantren

Gus Yusron: Pemuda Qur’ani Takut Hati dan Penglihatan Terguncang Maksiat

Selasa, 24 Agustus 2021 - 21:00 WIB
Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Depok KH Muhammad Yusron Shidqi (foto: dok al-hikam)
Allah Ta’ala menjabarkan ciri-ciri pemuda terbaik yang sesuai dengan Al-Qur’an dalam surah An-Nur ayat 37. Dia berfirman, “orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah, melaksanakan shalat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang (hari Kiamat).”

Ada dua ciri utama yang dijabarkan dalam ayat tersebut. Pertama, pemuda yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah. Kedua, pemuda yang senantiasa mendirikan shalat dan menunaikan zakat.

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, KH Muhammad Yusron Shidqi, menjelaskan, para pemuda yang masuk dalam golongan tersebut merasa takut jika hati dan penglihatan menjadi guncang karena maksiat. Mereka selalu ingat Allah ketika berada pada situasi yang gampang membuat hati terbolak-balik.

Mereka takut mati dalam keadaan iman tak berada dalam hati, sehingga menghadap Allah pada hari kiamat tidak dalam keadaan beriman. Mereka selalu ingat bahwa semua amal ibadah akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala di hari kiamat kelak.

Gus Yusron mengatakan, ayat tersebut memotret pemuda ideal yang diinginkan Al-Qur’ani atau pemuda Qur’ani. Sebab, dunia tidak akan pernah melalaikan hati mereka dari mengingat Allah. Mereka memiliki visi jangka pendek yakni keselamatan di dunia dan visi jangka panjang yaitu selamat di akhirat kelak.

“Pemuda-pemuda yang diharapkan oleh Al-Qur’an adalah orang yang memiliki dua visi itu,” kata ulama muda yang akrab disapa Gus Yusron, dikutip laman NU Online, Selasa (24/8/2021).

Meski memiliki dua visi itu, namun visi jangka panjang menjadi prioritas utama. Mereka tidak akan merasa galau jika visi jangka pendek tidak tercapai. Namun begitu, jalan pemuda Qur’ani tak mulus. Mereka akan mendapati ragam ujian keimanan. Itu termaktub dalam surah Al-Baqarah ayat 155.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alquran santri pemuda islam ponpes al-hikam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya