Tantangan Karier Gen Z Harus Mampu Bersaing dengan AI
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 23 Januari 2023 - 16:17 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Gen Z lahir dalam kondisi teknologi yang berkembang pesat, sehingga menjadikan segalanya mudah hanya melalui ketikan jempol. Namun, kemudahan yang didapat Gen Z tak menjadikannya lepas dari tantangan.
Chief Investment Officer (CIO) Shinta VR, Antovany Reza Pahlevi mengatakan tantangan terbesar Gen Z adalah harus mampu bersaing dengan teknologi artificial intelligence (AI).
Baca juga: Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial Intelligence
Karena itu, kata Reza, Gen Z harus membekali dirinya dengan keterampilan atau keahlian yang tak bisa digantikan oleh AI.
"Tantangan generasi masa depan adalah bagaimana mereka membentuk dirinya dengan keterampilan atau keahlian yang tidak bisa digantikan oleh mesin," lanjut Reza saat dihubungi LANGIT7.ID, dikutip Senin (23/1/2023).
Artinya, iGeneration harus bisa melibatkan proses berpikir dalam menciptakan sesuatu dengan kreativitas. Kemudian, mereka juga dituntut untuk bisa adaptif dengan perubahan zaman.
Baca juga: Cegah Siswa Nyontek, Sekolah di New York Blokir ChatGPT
Chief Investment Officer (CIO) Shinta VR, Antovany Reza Pahlevi mengatakan tantangan terbesar Gen Z adalah harus mampu bersaing dengan teknologi artificial intelligence (AI).
Baca juga: Siswa Madrasah Akan Belajar Daring Berbasis Artificial Intelligence
Karena itu, kata Reza, Gen Z harus membekali dirinya dengan keterampilan atau keahlian yang tak bisa digantikan oleh AI.
"Tantangan generasi masa depan adalah bagaimana mereka membentuk dirinya dengan keterampilan atau keahlian yang tidak bisa digantikan oleh mesin," lanjut Reza saat dihubungi LANGIT7.ID, dikutip Senin (23/1/2023).
Artinya, iGeneration harus bisa melibatkan proses berpikir dalam menciptakan sesuatu dengan kreativitas. Kemudian, mereka juga dituntut untuk bisa adaptif dengan perubahan zaman.
Baca juga: Cegah Siswa Nyontek, Sekolah di New York Blokir ChatGPT