Masjid-Masjid di AS Kumpulkan Donasi Bantu Pengungsi Afghanistan
Ahmad zuhdi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:31 WIB
Direktur CAIR Maryland, Zainab Chaudry memberikan keterangan pers Foto : CAIR
Hingga kini, Amerika Serikat telah mengevakuasi sekitar 48.000 orang dari Afghanistan sejak 14 Agustus. Menurut Gedung Putih, lebih dari 10.900 orang sudah dievakuasi dari Kabul selama satu hari terakhir
Ribuan pengungsi Afghanistan tersebut tiba di Amerika Serikat (AS). Banyak dari para pengungsi yang hanya mengenakan pakaian di badan mereka tanpa membawa perbekalan apa pun.
Menanggapi itu kantor Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) di Maryland bermitra dengan masjid-masjid lokal mengumpulkan sumbangan bagi keluarga dan pengungsi yang tiba di daerah mereka.
Masjid Dar Al-Taqwa di Ellicott City adalah salah satu dari tiga masjid yang bermitra dengan CAIR untuk menerima donasi.
Mereka meminta donasi dalam bentuk apa saja untuk membantu para pengungsi memulai kembali kehidupan mereka di Amerika. Sumbangan bisa dalam bentuk sabun batangan, garam dan merica, perlengkapan sekolah dan popok bayi.
"Semua yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap hari adalah barang-barang yang akan dibutuhkan keluarga ini," kata Direktur CAIR Maryland, Zainab Chaudry, dilansir di CBS Baltimore, Selasa (24/8).
CAIR meminta sumbangan tersebut untuk membantu mereka yang berhasil sampai ke Amerika untuk membangun kembali kehidupan di sini. CAIR adalah organisasi advokasi dan kebebasan sipil Muslim terbesar di Amerika.
Ribuan pengungsi Afghanistan tersebut tiba di Amerika Serikat (AS). Banyak dari para pengungsi yang hanya mengenakan pakaian di badan mereka tanpa membawa perbekalan apa pun.
Menanggapi itu kantor Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) di Maryland bermitra dengan masjid-masjid lokal mengumpulkan sumbangan bagi keluarga dan pengungsi yang tiba di daerah mereka.
Masjid Dar Al-Taqwa di Ellicott City adalah salah satu dari tiga masjid yang bermitra dengan CAIR untuk menerima donasi.
Mereka meminta donasi dalam bentuk apa saja untuk membantu para pengungsi memulai kembali kehidupan mereka di Amerika. Sumbangan bisa dalam bentuk sabun batangan, garam dan merica, perlengkapan sekolah dan popok bayi.
"Semua yang dibutuhkan untuk beraktivitas setiap hari adalah barang-barang yang akan dibutuhkan keluarga ini," kata Direktur CAIR Maryland, Zainab Chaudry, dilansir di CBS Baltimore, Selasa (24/8).
CAIR meminta sumbangan tersebut untuk membantu mereka yang berhasil sampai ke Amerika untuk membangun kembali kehidupan di sini. CAIR adalah organisasi advokasi dan kebebasan sipil Muslim terbesar di Amerika.