Kategori Orang-orang yang Terhalang untuk Dapat Warisan
Andi Muhammad
Ahad, 29 Januari 2023 - 10:20 WIB
Kategori Orang-orang yang Terhalang untuk Dapat Warisan. Foto: Ilustrasi.
Ada beberapa penyebab penghalang untuk menerima warisan. Terlebih melihat pada zaman sekarang, tak sedikit keluarga terpecah belah akibat berebutan harta warisan.
Mengutip buku Minhajul Muslim karya mantan pengajar tetap di Masjid Nabawi, rahimahullah Syekh Abu Bakar Jabar Al-Jazairi, terdapat sejumlah faktor seorang ahli waris tidak boleh mewarisi harta warisan.
Faktor yang paling utama yakni kekafiran, seorang muslim tidak dapat mewarisi kerabat-kerabatnya yang tergolong kafir, begitu juga sebaliknya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
لَا يَرِثُ الْمُسْلِمُ الْكَافِرَ وَلَا الْكَافِرُ الْمُسْلِمَ
Artinya: Muslim tidak bisa memberi warisan kepada orang kafir, dan kafir tidak bisa memberi warisan kepada muslim. (HR Bukhari 6764 dan Muslim 1614).
Penyebab selanjutnya yakni perbudakan, seorang yang berstatus budak yang tidak mempunyai hak untuk diwarisi. Baik status budak itu utuh atau sebagiannya saja. Karena mereka semua masih dilingkupi status hukum perbudakan.
Baca Juga:Kisah Abdur Raheem Green, Muallaf Asal Inggris Jadi Pendakwah
Mengutip buku Minhajul Muslim karya mantan pengajar tetap di Masjid Nabawi, rahimahullah Syekh Abu Bakar Jabar Al-Jazairi, terdapat sejumlah faktor seorang ahli waris tidak boleh mewarisi harta warisan.
Faktor yang paling utama yakni kekafiran, seorang muslim tidak dapat mewarisi kerabat-kerabatnya yang tergolong kafir, begitu juga sebaliknya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
لَا يَرِثُ الْمُسْلِمُ الْكَافِرَ وَلَا الْكَافِرُ الْمُسْلِمَ
Artinya: Muslim tidak bisa memberi warisan kepada orang kafir, dan kafir tidak bisa memberi warisan kepada muslim. (HR Bukhari 6764 dan Muslim 1614).
Penyebab selanjutnya yakni perbudakan, seorang yang berstatus budak yang tidak mempunyai hak untuk diwarisi. Baik status budak itu utuh atau sebagiannya saja. Karena mereka semua masih dilingkupi status hukum perbudakan.
Baca Juga:Kisah Abdur Raheem Green, Muallaf Asal Inggris Jadi Pendakwah