Kecam Pembakaran Al-Qur'an, Malaysia Sebar Sejuta Mushaf ke Seluruh Dunia
Muhajirin
Senin, 30 Januari 2023 - 12:00 WIB
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim meluncurkan program satu juta Al-Quran (Foto: Instagram Anwar Ibrahim)
LANGIT7.ID, Jakarta- Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengecam tindakan pembakaran mushaf Al-Qur’an yang dilakukan politkus Denmark, Rasmus Paludan, di Swedia. Anwar Ibrahim menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Festival Kesenian Al-Qur’an Sejagat Restu di Putrajaya, Malaysia, Ahad (29/1/2023).
“Secara singkat, saya menyebut bahwa Malaysia mengecam tindakan kitab suci Al-Qur’an yang dilakukan seorang pemimpin garis kanan Swedia baru-baru ini,” ujar Anwar Ibrahim di akun instagram-nya, Senin (30/1/2023).
Baca Juga: DPR Desak Kemlu Protes ke Swedia Terkait Aksi Pembakaran Al-Quran
Malaysia memiliki percetakan Al-Qur’an terbesar kedua di dunia yaitu Nasyrul Qur’an. Percetakan tersebut berlokasi di kawasan Festival Kesenian Al-Qur’an. Anwar akan memanfaatkan percetakan tersebut untuk melawan Islamofobia.
“Malaysia akan berusaha mencetak dan menyebarkan satu juta naskah Al-Qu’ran ke seluruh dunia dalam waktu singkat. Kerajaan Malaysia turut menyumbang dua juta Ringgit Malaysia pada komplek Nasyrul Qur’an untuk melakukan operasi percetakan Al-Qur’an,” imbuh Anwar.
“Secara singkat, saya menyebut bahwa Malaysia mengecam tindakan kitab suci Al-Qur’an yang dilakukan seorang pemimpin garis kanan Swedia baru-baru ini,” ujar Anwar Ibrahim di akun instagram-nya, Senin (30/1/2023).
Baca Juga: DPR Desak Kemlu Protes ke Swedia Terkait Aksi Pembakaran Al-Quran
Malaysia memiliki percetakan Al-Qur’an terbesar kedua di dunia yaitu Nasyrul Qur’an. Percetakan tersebut berlokasi di kawasan Festival Kesenian Al-Qur’an. Anwar akan memanfaatkan percetakan tersebut untuk melawan Islamofobia.
“Malaysia akan berusaha mencetak dan menyebarkan satu juta naskah Al-Qu’ran ke seluruh dunia dalam waktu singkat. Kerajaan Malaysia turut menyumbang dua juta Ringgit Malaysia pada komplek Nasyrul Qur’an untuk melakukan operasi percetakan Al-Qur’an,” imbuh Anwar.