Aktivis Politik Serukan Anak Muda Boikot Produk Swedia
Fajar adhitya
Senin, 30 Januari 2023 - 21:33 WIB
Aksi unjuk rasa di Kedubes Swedia (foto: Langit7.ID/ Suandri Ansah)
Aktivis politik Marwan Batubara mengajak anak muda memboikot produk Swedia imbas pembakaran Al-Qur'an oleh Rasmus Paludan di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm,Swedia. Menurutnya, ini sikap yang konkret menekan pemerintah Swedia yang membiarkan penistaan terjadi.
Marwan mengatakan, Paludan menyalahi prinsip kebebasan berpendapat yang digunakannya sebagai tameng dalam aksinya membakar Al-Qur'an. Menurutnya, ada hak-hak internasional yang harus dihormati.
“Kebebasan berekspresi ada batasnya tidak bisa hanya berlindung di balik ham. Di samping itu ada kewajiban menghormati batas-batas internasional,” katanya, Senin (30/1/2023) dalam Aksi Bela Al-Qur'an di Kedutaan BesarSwedia, Jakarta Selatan.
Baca juga:Elemen Umat Islam Unjuk Rasa Bela Al-Qur'an di Depan Kedubes Swedia
Dia mendesak agar Paludan meminta maaf secara terbuka. Lalu, kepada pemerintah Swedia agar memberi hukuman tegas kepadanya.
“Yang penting lagi sebagai tindakan nyata kalau sekarang sudah ada pernyataan provokatif dari Rasmus dan penjelasan resmi dari pemerintah Swedia, saya harap kita boikot terhadap produk Swedia. Ini saya imbau untuk membuat daftar dan viralkan lalu boikot. Saya harap kita ada tindakan konkret. Untuk anak muda jangan lagi pakai produk Swedia, itu bukti nyata kita.”
Elemen umat Islam di Jakarta berunjuk rasa di depan Keduataan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023). Mereka mengecam tindakan pembakaran Al-Qur'an di Swedia dan Belanda.
Marwan mengatakan, Paludan menyalahi prinsip kebebasan berpendapat yang digunakannya sebagai tameng dalam aksinya membakar Al-Qur'an. Menurutnya, ada hak-hak internasional yang harus dihormati.
“Kebebasan berekspresi ada batasnya tidak bisa hanya berlindung di balik ham. Di samping itu ada kewajiban menghormati batas-batas internasional,” katanya, Senin (30/1/2023) dalam Aksi Bela Al-Qur'an di Kedutaan BesarSwedia, Jakarta Selatan.
Baca juga:Elemen Umat Islam Unjuk Rasa Bela Al-Qur'an di Depan Kedubes Swedia
Dia mendesak agar Paludan meminta maaf secara terbuka. Lalu, kepada pemerintah Swedia agar memberi hukuman tegas kepadanya.
“Yang penting lagi sebagai tindakan nyata kalau sekarang sudah ada pernyataan provokatif dari Rasmus dan penjelasan resmi dari pemerintah Swedia, saya harap kita boikot terhadap produk Swedia. Ini saya imbau untuk membuat daftar dan viralkan lalu boikot. Saya harap kita ada tindakan konkret. Untuk anak muda jangan lagi pakai produk Swedia, itu bukti nyata kita.”
Elemen umat Islam di Jakarta berunjuk rasa di depan Keduataan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023). Mereka mengecam tindakan pembakaran Al-Qur'an di Swedia dan Belanda.