Ma’ruf Amin Dukung Program Akselerasi UMKM Industri Halal
Mahmuda attar hussein
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:45 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: instagram kyaimarufamin
Pandemi membawa dampak pelemahan global dan nasional, termasuk perekonomian syariah tanah air. Dalam laporan Bank Indonesia (BI) pada 2020, disebutkan ekonomi syariah mengalami tingkat kontraksi lebih tinggi dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Kinerja sektor prioritas halal value change pada 2020 yang ditopang oleh sektor pertanian dan makanan halal masih menunjukkan pertumbuhan positif. Meskipun relatif lambat, tapi sektor ekonomi dan keuangan syariah membuktikan memiliki daya tahan yang cukup baik di tengah pandemi.
“Oleh karena itu kita perlu memberikan perhatian dan dukungan kepada ekonomi dan keuangan syariah agar dapat berkembang maksimal dan berkontribusi dalam pemulihan perekonomian nasional,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual, dalam agenda Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal, Rabu (25/8).
Sinergi tersebut dilakukan sebagai upaya dalam perkembangan ekonomi syariah dari sektor bisnis atau usaha syariah, terutama oleh UMKM industri halal. Perluasan dan pengembangan kegiatan usaha syariah merupakan salah satu dari empat fokus pengembangan ekonomi syariah dengan UMKM sebagai pelaku utamanya.
UMKM menjadi kunci dalam akselerasi ekonomi syariah. Sehingga keberadaannya harus terus diperhatikan, dijaga, dan dikembangkan secara serius.
“Pengembangan UMKM industri halal adalah bagian penting dari upaya pencapaian visi Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar produk halal, tapi juga menjadi produsen yang dapat mengekspor produk halalnya ke seluruh penjuru dunia,” jelasnya.
Baca juga:Wapres: Jumlah Pelayanan Kesehatan Berakidah Islam Perlu Ditingkatkan
Kinerja sektor prioritas halal value change pada 2020 yang ditopang oleh sektor pertanian dan makanan halal masih menunjukkan pertumbuhan positif. Meskipun relatif lambat, tapi sektor ekonomi dan keuangan syariah membuktikan memiliki daya tahan yang cukup baik di tengah pandemi.
“Oleh karena itu kita perlu memberikan perhatian dan dukungan kepada ekonomi dan keuangan syariah agar dapat berkembang maksimal dan berkontribusi dalam pemulihan perekonomian nasional,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual, dalam agenda Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal, Rabu (25/8).
Sinergi tersebut dilakukan sebagai upaya dalam perkembangan ekonomi syariah dari sektor bisnis atau usaha syariah, terutama oleh UMKM industri halal. Perluasan dan pengembangan kegiatan usaha syariah merupakan salah satu dari empat fokus pengembangan ekonomi syariah dengan UMKM sebagai pelaku utamanya.
UMKM menjadi kunci dalam akselerasi ekonomi syariah. Sehingga keberadaannya harus terus diperhatikan, dijaga, dan dikembangkan secara serius.
“Pengembangan UMKM industri halal adalah bagian penting dari upaya pencapaian visi Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar produk halal, tapi juga menjadi produsen yang dapat mengekspor produk halalnya ke seluruh penjuru dunia,” jelasnya.
Baca juga:Wapres: Jumlah Pelayanan Kesehatan Berakidah Islam Perlu Ditingkatkan