Jelajah Museum Balaputra Dewa, dari Taman Megalith hingga Rumah Ulu
Rio adi pratama
Rabu, 25 Agustus 2021 - 16:06 WIB
Koleksi Arca Megalit yang terpajang di Taman Megalith Museum Balaputra Dewa. (Foto: Rio Adi)
Museum Balaputra Dewa Sumatera Selatan (Sumsel) di Kota Palembang bisa menjadi rekomendasi bagi Sahabat Langit7 bersama keluarga untuk dijelajahi.
Lokasinya cukup strategis karena terletak tak jauh dari pusat kota pempek, tepatnya di Jalan Srijaya I, No. 288, KM 5,5, Kota Palembang.
Di museum yang dibangun di atas lahan seluas 23,565 meter persegi tersebut, Sahabat Langit7 bisa menjelajahi beragam koleksi yang menarik. Mulai dari Taman Megalith, lalu tiga Gedung Pameran Tetap, Bangsal Arca, Rumah Limas dan Rumah Ulu.
Adapun koleksi unggulan di sana ialah Prasasti Swarnapatra, Arca Megalith Batu Gajah, Arca Ibu Mendukung Anak hingga Kitab Undang-Undang Simbur Cahaya. Sedangkan koleksi tertua ialah relief besar dan Arca Megalith Batu Gajah.
Relief besar yang dipamerkan di sana memiliki cerita tentang kehidupan masyarakat Sumsel. Dalam relief itu nampak tiga penari yang digambarkan tengah menari Gending Sriwijaya lengkap dengan lagunya.
Baca juga:Desa Wisata Cangkuang Garut, Cagar Budaya dan Situs Sejarah di Jawa Barat
Selain itu, hewan kerbau, rumah limas, kerajinan songket hingga aliran Sungai Musi lengkap dengan perahu dan Jembatan Ampera pun ada di dalam relief tersebut.
Lokasinya cukup strategis karena terletak tak jauh dari pusat kota pempek, tepatnya di Jalan Srijaya I, No. 288, KM 5,5, Kota Palembang.
Di museum yang dibangun di atas lahan seluas 23,565 meter persegi tersebut, Sahabat Langit7 bisa menjelajahi beragam koleksi yang menarik. Mulai dari Taman Megalith, lalu tiga Gedung Pameran Tetap, Bangsal Arca, Rumah Limas dan Rumah Ulu.
Adapun koleksi unggulan di sana ialah Prasasti Swarnapatra, Arca Megalith Batu Gajah, Arca Ibu Mendukung Anak hingga Kitab Undang-Undang Simbur Cahaya. Sedangkan koleksi tertua ialah relief besar dan Arca Megalith Batu Gajah.
Relief besar yang dipamerkan di sana memiliki cerita tentang kehidupan masyarakat Sumsel. Dalam relief itu nampak tiga penari yang digambarkan tengah menari Gending Sriwijaya lengkap dengan lagunya.
Baca juga:Desa Wisata Cangkuang Garut, Cagar Budaya dan Situs Sejarah di Jawa Barat
Selain itu, hewan kerbau, rumah limas, kerajinan songket hingga aliran Sungai Musi lengkap dengan perahu dan Jembatan Ampera pun ada di dalam relief tersebut.