Hari Internasional Persaudaraan Manusia: Kemenag Ajak Umat Beragama Bersinergi
Fajar adhitya
Sabtu, 04 Februari 2023 - 17:12 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Internasional Persaudaraan Manusia yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2019. Penetapan PBB ini didasarkan pada peristiwa penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia.
Dokumen itu ditandatangani Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al Tayeb dan Pemimpin Pendeta Gereja Katolik Paus Fransiskus di Abu Dhabi Uni Emirat Arab. Proses penandatanganan dokumen bersejarah ini didukung penuh oleh Presiden Zayed (alm) yang saat itu menjabat sebagai Presiden Uni Emirat Arab.
Baca juga: Forum Dialog Bahrain Tekankan Pentingnya Persaudaraan Kemanusiaan
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menilai, piagam ini menjadi salah satu dokumen penting yang bisa menjadi pedoman bagi generasi mendatang untuk menjalin persatuan. Dalam konteks Indonesia, dokumen ini dianggap sangat relevan dan signifikan bagi upaya penguatan Moderasi Beragama.
“Selamat Hari Internasional Persaudaraan Manusia, 4 Februari 2023. Mari bersama, jalin persaudaraan, saling membuka diri untuk hidup bersama dan bekerja sama dalam menyelesaikan beragam persoalan kemanusiaan demi terwujudnya perdamaian dunia,” kata Menag dalam siaran Pers, Sabtu (4/2/2023).
Menag mengatakan, sejak ditandatangani dokumen perdamaian telah menjadi perhatian dan menginspirasi banyak tokoh dunia di berbagai negara. Ada yang menginternalisasikannya dalam konstitusi, banyak juga negara yang memasukkannya dalam kurikulum pendidikan.
“Saya bersyukur dan mengapresiasi lahirnya Piagam Persaudaraan Manusia ini. Dari dampak yang telah ditimbulkan, saya meyakini gagasan ini disiapkan dengan keikhlasan dan kesungguhan dari kedua tokoh dunia,” kata Menag.
Dokumen itu ditandatangani Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al Tayeb dan Pemimpin Pendeta Gereja Katolik Paus Fransiskus di Abu Dhabi Uni Emirat Arab. Proses penandatanganan dokumen bersejarah ini didukung penuh oleh Presiden Zayed (alm) yang saat itu menjabat sebagai Presiden Uni Emirat Arab.
Baca juga: Forum Dialog Bahrain Tekankan Pentingnya Persaudaraan Kemanusiaan
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menilai, piagam ini menjadi salah satu dokumen penting yang bisa menjadi pedoman bagi generasi mendatang untuk menjalin persatuan. Dalam konteks Indonesia, dokumen ini dianggap sangat relevan dan signifikan bagi upaya penguatan Moderasi Beragama.
“Selamat Hari Internasional Persaudaraan Manusia, 4 Februari 2023. Mari bersama, jalin persaudaraan, saling membuka diri untuk hidup bersama dan bekerja sama dalam menyelesaikan beragam persoalan kemanusiaan demi terwujudnya perdamaian dunia,” kata Menag dalam siaran Pers, Sabtu (4/2/2023).
Menag mengatakan, sejak ditandatangani dokumen perdamaian telah menjadi perhatian dan menginspirasi banyak tokoh dunia di berbagai negara. Ada yang menginternalisasikannya dalam konstitusi, banyak juga negara yang memasukkannya dalam kurikulum pendidikan.
“Saya bersyukur dan mengapresiasi lahirnya Piagam Persaudaraan Manusia ini. Dari dampak yang telah ditimbulkan, saya meyakini gagasan ini disiapkan dengan keikhlasan dan kesungguhan dari kedua tokoh dunia,” kata Menag.