LANGIT7.ID, Jakarta,- - Seorang pria
Kristen asal
Mesir, Mina memenangkan hadiah perjalanan
umrah gratis setelah mengikuti kompetisi keagamaan Islam yang menguji pengetahuan peserta tentang Al-Qur’an.
Namun, Mina mengikuti kompetisi tersebut bukan untuk dirinya sendiri. Sejak awal, ia berniat memberikan hadiah umrah kepada tetangganya yang beragama Islam, Um Ali atau Mona, yang telah lama menyimpan impian dapat menunaikan
ibadah umrah.Dilansir
Gulf News dan
Sky News Arabia, Selasa (1/9/2026), Mina mengetahui kompetisi tersebut saat melihat siaran langsung di media sosial yang dipandu pendakwah Islam
Dr Ayman Abu Omar.Baca juga: Meniti Puasa di Jerman: Cerita Imas tentang Toleransi, Ausbildung, dan Menjaga ImanSaat itu, Mina melihat tetangganya, Um Ali, ikut menjawab pertanyaan seputar Al-Qur’an dengan harapan memenangkan hadiah perjalanan umrah.
Mengetahui betapa besar keinginan Um Ali untuk beribadah ke
Tanah Suci, Mina kemudian memutuskan ikut dalam kompetisi tersebut.
"Saya seorang Kristen, tetapi saya mengikuti kompetisi keagamaan Islam," ujar Mina.
Ia menjelaskan, tujuan utamanya hanya untuk memenangkan hadiah umrah dan memberikannya kepada sang tetangga.
Mina bahkan memberi tahu Um Ali bahwa dirinya akan ikut berkompetisi. Ia beralasan, jika Um Ali tidak berhasil mendapatkan hadiah, masih ada kemungkinan dirinya memenangkannya dan diberikan kepadanya.
Mina kemudian mengirimkan jawaban yang benar lebih dari 50 hingga 60 kali selama kompetisi berlangsung. Cara itu dilakukannya untuk meningkatkan peluang menang.
Syukurnya, strategi tersebut berhasil. Mina terpilih sebagai pemenang perjalanan umrah gratis. Sesuai niat awalnya, hadiah tersebut langsung diberikan kepada Um Ali.
Um Ali mengaku sangat terharu ketika mengetahui bahwa perjalanan umrah yang selama ini diimpikannya berhasil didapatkan. Ia mengatakan sudah lama berdoa agar bisa menunaikan umrah ketika kondisi fisiknya masih memungkinkan untuk bepergian dan berjalan dengan nyaman.
Baca juga: Makna Gaun Nadeen Ayoub di Panggung Miss Universe: Simbol Harmonis Muslim dan KristenMina kemudian mengisahkan momen ketika menyampaikan kabar tersebut kepada Um Ali. Ia melihat tetangganya itu menangis haru.
"Saya tidak menyangka umrah bisa menciptakan kebahagiaan sebesar ini," kata Mina.
Bertetangga Lebih dari 20 TahunHubungan Mina dan keluarga Um Ali ternyata sudah terjalin lebih dari dua dekade. Bagi Mina, hubungan mereka bukan lagi sekadar hubungan antar tetangga.
Ia menganggap Um Ali seperti kakak perempuannya sendiri. Mina juga memperlakukan orang tua Um Ali dengan rasa hormat dan kasih sayang seperti keluarganya sendiri.
Kisah tersebut kemudian mendapat perhatian luas di media sosial Mesir. Banyak pengguna memuji tindakan Mina sebagai contoh hubungan harmonis antara Muslim dan Kristen yang terjalin melalui kepedulian, persaudaraan, dan saling menghormati.
(est)